Elon Musk: Energi Surya dan Baterai Bantu Selesaikan Masalah Energi Dunia
📅 Selasa, 21 Mei 2024, 02:11 WIB | Oleh: Tim RedaksiMemang benar, ketersediaan air bersih hanyalah soal energi dan pengangkutan air," kata Musk.
Pengembangan PLTS saat ini semakin murah dibandingkan lima bahkan 20 tahun lalu.
Harga PLTS saat ini sudah sangat jauh lebih murah.
Begitu juga dengan harga baterai yang anjlok dalam lima tahun terakhir, bahkan telah turun 10 kali lipat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kombinasi antara PLTS dan baterai bisa menjadi solusi yang saling melengkapi," katanya.
Direktur eksekutif IESR, Fabby Tumiwa, yang diminta pendapatnya mengatakan apa yang disampaikan Elon Musk itu sebenarnya sudah sering kali dikemukakan, hanya saja para menteri-menteri baru pada mengangguk kalau Elon Musk yang menyampaikan.
"Artinya, tinggal pemerintah dan PLN saja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jangan ada lagi keraguan untuk eksekusi," tegas Fabby.
Di dunia, kata Fabby, energi yang melimpah ruah itu energi surya, lalu energi bayu atau angin.
Namun, energi angin itu sangat dipengaruhi oleh energi surya.
Potensi dua energi tersebut sangat besar di Indonesia.
Dari perhitungan IESR, papar Fabby, untuk memenuhi target net zero emission (NZE) pada tahun 2050 sekitar 80 persen energi itu bisa bersumber dari energi surya dan angin.
Itu tidak hanya untuk kelistrikan, tetapi juga untuk kebutuhan lainnya dan pasti lebih murah ketimbang energi fosil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!