Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Blue Origin Berhasil Membawa Astronaut Tertua ke Luar Angkasa

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 01:42 WIB | Oleh:
Blue Origin Berhasil Membawa Astronaut Tertua ke Luar Angkasa Doc: AFP/HANDOUT/BLUE ORIGIN
Ket. Ed Dwight merayakan keberhasilannya saat dia keluar dari kapsul kru Mission NS-25, setelah mendarat di dekat pangkalan Blue Origin dekat Van Horn, Minggu (19/5).

WASHINGTON - Setelah hampir dua tahun absen, perusahaan wisata luar angkasa, Blue Origin, pada Minggu (19/5), kembali menerbangkan para petualang ke luar angkasa termasuk mantan pilot Angkatan Udara yang urung menjadi astronaut kulit hitam pertama di Amerika Serikat, beberapa dekade lalu.

Dikutip dari Voice of America (VoA), misi NS-25 ini adalah peluncuran berawak pertama untuk perusahaan yang dimiliki dan didirikan oleh triliuner pemilik Amazon, Jeff Bezos, sejak kecelakaan roket pada tahun 2022, membuat saingannya Virgin Galactic menjadi satu-satunya operator di pasar pariwisata suborbital.

Siaran langsung menunjukkan, enam orang termasuk pematung Ed Dwight, yang berada di jalur untuk menjadi astronaut kulit berwarna pertama Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau National Aeronautics and Space Administration (NASA) pada tahun 1960-an sebelum ditolak secara kontroversial, diluncurkan sekitar pukul 09.36 waktu setempat (1436 GMT) dari pangkalan Launch Site One di Texas barat.

Dwight yang kini berusia 90 tahun, 8 bulan dan 10 hari, resmi menjadi orang tertua yang pernah pergi ke luar angkasa.

"Ini adalah pengalaman yang mengubah hidup, semua orang perlu melakukan ini," ujar Dwight setelah penerbangan.

"Saya pikir, saya tidak benarbenar membutuhkan ini dalam hidup saya, tapi aku berbohong," katanya merefleksikan kegagalan pertama sebagai astronaut.

Misi NS-25 adalah penerbangan manusia ketujuh untuk Blue Origin, yang menjadikan perjalanan singkat dengan kendaraan suborbital New Shepard sebagai batu loncatan menuju ambisi yang lebih besar, termasuk pengembangan roket berat dan pendarat bulan yang lengkap.

Sistem Roket Kecil Hingga saat ini, perusahaan itu telah menerbangkan 31 orang dengan New Shepard, sistem roket kecil yang dapat digunakan kembali dan diberi nama Alan Shepard, orang Amerika pertama di luar angkasa.

Program ini mengalami kemunduran ketika roket New Shepard terbakar tak lama setelah peluncuran pada 12 September 2022, meskipun kapsul yang tidak berawak berhasil melontarkan diri dengan selamat.

Investigasi federal mengungkapkan penyebabnya adalah nosel mesin yang terlalu panas.

Blue Origin mengambil langkah perbaikan dan berhasil melakukan peluncuran tanpa awak pada bulan Desember 2023, membuka jalan bagi misi hari Minggu.

Setelah lepas landas, kapsul ramping dan lapang dipisahkan dari booster, sehingga menghasilkan nol emisi karbon.

Roket itu melakukan pendaratan vertikal yang presisi.

Saat pesawat ruang angkasa tersebut terbang melampaui Garis Karman, batas ruang angkasa yang diakui secara internasional, yaitu 100 kilometer di atas permukaan laut, para penumpang memiliki kesempatan untuk mengagumi lengkungan bumi dan melepaskan sabuk pengaman mereka untuk melayang, atau berjungkir balik selama beberapa menit dalam kondisi tanpa bobot.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.