Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Film Anak Indonesia Minim, Hasil Riset Temukan Solusinya

📅 Senin, 20 Mei 2024, 14:31 WIB | Oleh: Tim Penulis

Potensi adopsi

Untuk mengisi kekurangan film anak di Indonesia, temuan riset kami ini bisa diadopsi oleh lembaga pendidikan. Salah satunya melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Ramah Anak (KLA) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ini mengingat jumlah film anak tak kunjung mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan setelah adanya kolaborasi-kolaborasi seperti ini.

Peran sekolah dalam memproduksi film anak akan membuka peluang pembelajaran secara lebih luas. Sebab, film dengan metode produksi ramah anak akan membantu program peningkatan literasi anak yang tidak terbatas pada kemampuan baca-tulis, tetapi juga literasi informasi.

Pemerintah kabupaten/kota sebagai pelaksana KLA juga dapat membuat program kolaborasi dengan masyarakat, pihak swasta (PH, sponsor, donatur), maupun perguruan tinggi (misalnya sekolah film). Dengan demikian, upaya menyediakan tontonan ramah anak sesuai dengan haknya menjadi hal yang disadari masyarakat dan diwujudkan sebagai tanggung jawab bersama.The Conversation

Emmanuel Kurniawan, Peneliti Pusat Sejarah dan Etika Politik (PUSdEP), Pusat Sejarah dan Etika Politik (PUSdEP) Universitas Sanata Dharma dan Lukas Deni Setiawan, Dosen, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.