Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Berpeluang Jadi 'Raja' Avtur Ramah Lingkungan

📅 Sabtu, 11 Mei 2024, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pertamina RTI dapat melakukan studi lanjut peningkatan campuran avtur berkelanjutan hingga 50%. Perseroan pun dapat menggandeng penyedia teknologi avtur berkelanjutan global seperti Neste (Finlandia), LanzaJet (Amerika Serikat), dan Thyssenkrupp (Jerman).

Langkah lainnya, Pertamina bersama dengan Garuda Indonesia bisa menggandeng produsen mesin pesawat seperti General Electric, Rolls-Royce, dan Pratt & Whitney serta pembuat pesawat terbang terkemuka seperti Boeing dan Airbus untuk uji kecocokan mesin dan uji terbang. Kemitraan semacam ini memungkinkan Indonesia untuk memasang target penggunaan avtur berkelanjutan hingga 100%-seperti yang telah dicanangkan oleh Airbus di Toulouse, Perancis.

3. Iklim investasi yang kondusif

Pengembangan pabrik avtur berkelanjutan yang tersebar di tanah air bukanlah pekerjaan yang mudah dan murah. Pemerintah dapat mengundang penyedia teknologi SAF seperti Neste, LanzaJet, dan Thyssenkrupp untuk membawa teknologi mereka dan membangun pabriknya di Indonesia.

Langkah ini sudah dimulai pemerintah Singapura yang bermitra dengan Neste untuk produksi dan suplai avtur berkelanjutan di Bandara Changi. Melalui cara ini, Indonesia juga akan memiliki kesempatan untuk alih teknologi berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia juga perlu mencontoh Amerika Serikat yang jor-joran memberikan insentif untuk penggunaan avtur berkelanjutan sebesar US$1,25-1,75 (sekitar Rp20.000-28.000) per galon. Insentif semacam ini perlu diterapkan agar produk avtur berkelanjutan Indonesia dapat bersaing di pasar global.

Dampak berlipat

Avtur berkelanjutan merupakan solusi paling ekonomis untuk mengurangi emisi sektor penerbangan dalam jangka pendek. Sebab, penggunaan bahan bakar ini tak memerlukan infrastruktur baru maupun penggantian mesin pesawat terbang. Dengan demikian, maskapai penerbangan tidak perlu merombak model bisnisnya.

Melalui ketiga langkah di atas, besar peluang Indonesia akan menjadi salah satu produsen penting avtur berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik. Tak hanya berkontribusi meredam dampak lingkungan sektor penerbangan, pengembangan bahan bakar ini juga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi hijau serta penciptaan lapangan kerja baru.

Manfaat lainnya, produksi avtur berkelanjutan juga bisa mengurangi impor minyak mentah sehingga dapat menghemat devisa.The Conversation

Denny Gunawan, Postdoctoral Research Associate, ARC Training Centre for the Global Hydrogen Economy, Particles and Catalysis Research Laboratory, UNSW Sydney

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.