Membangun Perilaku Berkelanjutan Demi Melestarikan Air
📅 Jumat, 10 Mei 2024, 17:29 WIB | Oleh: OpikMenyikapi situasi ini, Indonesia tidak tinggal diam. Presiden Joko Widodo di banyak kesempatan telah menggaungkan pentingnya perhatian dunia terhadap tema WWFKe-10, "water for prosperity", yaitu air untuk kesejahteraan bersama.
Air, semestinya sebagai sumber kehidupan dan perdamaian, bukan sumber konflik dan bencana. Nyatanya, krisis air telah menyulut konflik antarwilayah hingga negara. Sebut saja Iran dan Afganistan, dua negara Asia di wilayah Timur Tengah itu tengah bergejolak akibat menyusutnya ketersediaan sumber air.
Ada yang kekeringan, ada pula yang kedatangan air berlebih oleh sebab efek perubahan iklim. Datangnya Badai Daniel menyebabkan terjadinya banjir bandang yang besar di Yunani, Turki, dan Bulgaria selama 4 hari, menjelang akhir tahun lalu.
Minggu depan, para pemimpin dunia akan berkumpul di Bali untuk membahas segala problematika air.
Namun begitu, masalah air tidak otomatis selesai dalam forum sepekan itu tapi butuh komitmen bersama dalam menunaikan rekomendasi solusi yang disepakati. Pun perilaku berkelanjutan segenap penghuni Bumi dalam merawat kelestarian air, dan itulah bagian kita! Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!