Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Membangun Perilaku Berkelanjutan Demi Melestarikan Air

📅 Jumat, 10 Mei 2024, 17:29 WIB | Oleh:
Membangun Perilaku Berkelanjutan Demi Melestarikan Air Doc: ANTARA/Sizuka.
Ket. Air mengalir deras dari hulu. Air adalah sumber kehidupan, lindungi dari pencemaran dan jaga agar tetap jernih demi kelestariannya.

JAKARTA - Air, adakalanya disayang-sayang namun kadang malah dibuang-buang. Bila tak ada dicari-cari, ketika datang berlimpah dihindari. Air tak ada kita merana, air tiba murka semua sengsara.

Betapa berartinya air hingga hadir sebagai bahasan penting dalam forum dunia.

World Water Forum Ke-10, sebuah konferensi air internasional akan digelar di Nusa Dua Bali pada 18-25 Mei 2024, yang membahas berbagai tantangan global terkait air guna mencari solusi bersama.

Sebanyak 280 sesi dalam forum tersebut setidaknya membahas empat hal utama; yakni konservasi air, air bersih dan sanitasi, ketahanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana alam.

Acara bertema "Air untuk Kesejahteraan Bersama" yang bakal dihadiri 14 kepala negara dan sekitar 50 ribu peserta dari dalam dan luar negeri itu diharapkan dapat memberikan hasil konkret mengenai pengarusutamaan pengelolaan air terpadu untuk pulau-pulau kecil, pembentukan pusat keunggulan atau praktik terbaik untuk ketahanan air dan iklim, serta penetapan Hari Danau Sedunia.

Pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah juga mengundang sejumlah 43 duta besar dan empat organisasi internasional untuk turut berpartisipasi dan menyukseskan World Water Forum.

Sementara para pemangku kepentingan sibuk membahas isu air dalam forum akbar, kita sebagai warga masyarakat jangan hanya menyaksikan dan berpangku tangan atau bahkan malah mengganggu jalannya kegiatan.

Kebiasaan masyarakat kita yang selalu ingin turut serta datang dan nimbrung dalam keramaian bisa saja mengganggu kenyamanan puluhan ribu delegasi yang mengikuti beragam kegiatan di sejumlah kawasan di Pulau Dewata itu. Karenanya, warga utamanya wisatawan domestik hendaknya mendukung kelancaran kegiatan dengan tidak berduyun-duyun mendatangi titik-titik lokasi yang menjadi tempat acara.

Forum Air Sedunia itu "hanya" berlangsung satu pekan, demi kesuksesan acara tentu kita bisa mengalah dengan berwisata di luar kawasan yang menjadi lokasi berlangsungnya kegiatan.

Sebagai informasi, kegiatan utama berupa seremoni pembukaan dan pertemuan-pertemuan tingkat tinggi akan dilaksanakan di Bali International Covention Center (BICC), Nusa Dua, pada 20-24 Mei. Adapula acara sampingan yakni pameran dan ekspo yang lokasinya tersebar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), BICC, dan Pantai Kuta.

Pada 24 Mei 2024 terdapat agenda Cultural Night (Farewell) di Taman Bhagawan. Setelah penutupan acara dan rangkaian kegiatan World Water Forum selesai, para peserta akan diajak karyawisata menikmati keindahan Bali seperti Museum Air di Tabanan, Jatiluwih UNESCO World Heritage Site, Danau Batur Kintamani, dan Cultural Village Ubud.

Itulah di antara sejumlah lokasi yang sebaiknya wisatawan hindari selama berlangsungnya World Water Forum Ke-10, kecuali memang Anda memiliki kepentingan berada di sana.

Perilaku berkelanjutan

Selain turut mendukung dan menyukseskan perhelatan Forum Air Sedunia dengan peran dan partisipasi yang kita bisa, tugas dan tanggung jawab masyarakat tak selesai di situ.

Banyak hal dapat kita lakukan sebagai sumbangsih kepada negara dan alam dalam memuliakan keberadaan air. Sebagaimana manusia, alam juga memiliki "hukum", karenanya perilaku kita terhadap alam--termasuk air di dalamnya--akan berbalas semestinya. Jika kita merawat alam dengan baik, air akan bersahabat dengan manusia, namun bila tidak, air bisa berubah menjadi sumber bencana hidrometeorologi dengan kedahsyatan dampak yang ditimbulkan.

Jangan baru tersadar ketika air telah murka, kita bisa membangun perilaku berkelanjutan agar air tetap menjadi sahabat dalam kehidupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.