Tambak Udang Mangkrak Disulap Jadi Modeling Budi Daya Nila Salin
📅 Selasa, 07 Mei 2024, 17:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas KKP
KARAWANG - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) membuat terobosan dengan mengubah lahan bekas tambak udang tak terpakai menjadi modeling budi daya ikan nila salin seluas 80 hektare.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, tambak udang tersebut sudah terbengkalai sejak 1998. Aset negara yang tidak berfungsi ini, kembali dihidupkan untuk lokasi budi daya ikan nila salin yang telah dibangun sejak 2023.
"Kita mencoba untuk memperbaharui dan menggunakan tambak ini sebagai lokasi budi daya ikan nila salin," ujar Trenggono melalui keterangan di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
Budi daya ikan nila salin dibangun dengan biaya mencapai Rp76 miliar. Tempat ini dikelola oleh Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budi Daya (BLUPPB).
Berbagai perubahan telah dilakukan mulai dari infrastruktur jalan, perkantoran, penerangan hingga penataan kolam produksi.
Terdapat juga fasilitas lain di antaranya Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), inlet outlet, tandon, hingga laboratorium. Dari sisi proses produksi, sudah mengedepankan teknologi terkini salah satunya penggunaan mesin pakan otomatis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trenggono menyampaikan, produktivitas modeling diharapkan bisa mencapai sekitar 7.020 ton per siklus atau senilai Rp210,6 miliar dengan asumsi harga jual ikan nila salin Rp30.000 per kilogram.
Dari asumsi hitungan ekonomi dengan harga pokok produksi Rp24.500 per kilogram, modeling akan menghasilkan keuntungan sekitar Rp38,6 miliar.
"Pembangunan modeling ini merupakan upaya kami dengan masyarakat tani, dalam rangka meningkatkan produksi ikan nila nasional, ini juga menjadi salah satu komoditi strategis yang bisa menjadi andalan Indonesia di pasar internasional," kata Trenggono.
Modeling budi daya nila salin terbagi menjadi empat kawasan tambak, yakni tambak blok A, B, C dan D. Modelling klaster budidaya ikan nila salin tersebut diharapkan bisa menjadi percontohan budidaya ikan nila salin bagi pelaku usaha yang memanfaatkan perairan umum seperti danau.
Modeling budi daya nila salin rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 8 Mei 2024 di Karawang, Jawa Barat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!