Bank Dunia: Pertumbuhan PDB Indonesia Terus Melambat
📅 Kamis, 02 Mei 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiDari sisi konsumsi, gejala perlambatan pertumbuhan dapat dilihat dari belanja masyarakat selama Lebaran kemarin yang tampak tidak terlalu kuat, walaupun terjadi mobilitas mudik yang tinggi.
Hal itu mengindikasikan adanya persoalan dengan daya beli masyarakat, yang sudah tergerus oleh kenaikan harga sejak sekian bulan sebelumnya. Rupiah yang cenderung melemah disertai kenaikan suku bunga tentu dapat memperlemah daya beli masyarakat. Padahal, konsumsi rumah tangga adalah kelompok pengeluaran dengan pertumbuhan yang penting dalam PDB Indonesia.
Untuk itu, dia meminta pemerintah serius menekan ekonomi biaya tinggi yang memberatkan pelaku industri agar kenaikan biaya produksi (dan distribusi) dapat terkendali sehingga daya beli masyarakat tidak semakin tergerus," papar Aloysius.
Sementara itu, Peneliti Celios, Nailul Huda, mengatakan turunnya kontribusi industri manufaktur terlihat pada rendahnya adaptasi teknologi dan nyaris tidak ada lagi pembangunan pabrik baru di Indonesia selain dari sektor pengolahan tambang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pabrik baru yang di Kendal pun sebagian besar hanya pindahan dari kawasan industri lain, tidak ada pembanguan pabrik baru ataupun peningkatan investasi," kata Nailul.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!