Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manchester United Tak Mau Rashford Ditarik Klub Lain

📅 Rabu, 01 Mei 2024, 17:50 WIB | Oleh:
Manchester United Tak Mau Rashford Ditarik Klub Lain Doc: ANTARA/AFP/PAUL ELLIS.
Ket. Striker Manchester United Marcus Rashford saat berduel dengan bek FC Copenhagen Peter Ankersen dalam pertandingan Grup A Liga Champions di Old Trafford, Manchester, Inggris, pada 24 Oktober 2023.

JAKARTA - Manchester United berharap tak mendapatkan tawaran dari klub lain mana pun untuk membeli Marcus Rashford musim panas nanti, karena tak ada klub yang sanggup memenuhi banderol pemain itu, kata seorang sumber kepada ESPN, Rabu.

United memasang harga sekitar 70 juta pound (Rp1,4 triliun) untuk Rashford, tapi sejauh ini tak ada satu klub pun yang sanggup menyanggupi batas harga itu, sambung sumber itu.

Hierarki MU sendiri memiliki keyakinan hanya Paris Saint-Germain yang sanggup memenuhi harga Rashford dan sekaligus gaji sang pemain.

PSG pernah menyatakan berminat mendatangkan Rashford, tetapi United kini menyadari bahwa pemain itu sudah tak lagi masuk daftar pengganti Kylian Mbappe yang akan bergabung dengan Real Madrid pada akhir musim ini.

Rashford terpuruk musim ini dengan hanya mencetak delapan gol dalam semua kompetisi, tapi Setan Merah tak mau melepaskannya dengan harga diskon, melainkan hanya akan menjualnya kepada klub yang sanggup memenuhi permintaan harga dari MU.

Jika Rashford meninggalkan Old Trafford, maka itu akan menyehatkan keuangan United sehingga bisa lagi aktif berbelanja dalam jendela transfer nanti.

United juga berniat melepas Mason Greenwood yang tengah dipinjamkan kepada Getafe di Liga Spanyol.

Masalahnya, meski Greenwood tampil cemerlang di Liga Spanyol, Getafe tak akan sanggup mempermanenkan pemain ini karena United meminta harga tinggi, sampai sekitar 40 juta pound (Rp811 miliar).

Menurut seorang sumber kepada ESPN, jika tak ada klub yang sanggup memenuhi harga Greenwood, maka pemain ini akan kembali ke Old Trafford.

Greenwood sudah tak lagi membela United sejak Januari 2022 akibat kasus pelecehan seksual. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Nasional
Mensos Ajak Warga Aktif Kor...
Luar Negeri
Kepulauan Pasifik Terancam ...
Nasional
Wamendiktisaintek Sebut Tem...
Luar Negeri
Aljazair Buka Pintu Lebar I...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.