Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhemeniyah, Kekaisaran yang Mewariskan Multikulturalisme

📅 Senin, 29 Apr 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Cyrus kemudian mendapat gelar Shah (Raja) Persia dan membangun ibu kota di lokasi kemenangannya, yang ia sebut Pasargadae, menurut nama sukunya.

Kemenangan bangsa Media telah membuat Cyrus memiliki kerajaan yang samar-samar dan luas, terdiri dari berbagai bangsa yang tak terhitung jumlahnya. Ia menghadapi keragaman budaya, kecurigaan, dan permusuhan langsung.

Bangsa Lydia dan Babel Kaldea mempunyai perjanjian dengan Media. Namun mereka tidak ada yang merasa nyaman dengan pengambilalihan Persia. Lydia menang karena Cyrus tidak bermain sesuai aturan.

Setelah pertempuran sengit di dekat Sungai Halys pada suatu musim gugur, Raja Croesus (560 - 546 SM) kembali ke Sardis, berharap untuk melanjutkan pertempuran di musim semi sesuai dengan kebiasaan. Namun Cyrus mengikutinya pulang dan merebut Sardis, ibu kota Lydia dan kota terkaya di Ionia. Satu abad sebelumnya, Lydia telah mencetak koin pertama, menjadikan Ionia sebagai pusat perdagangan. Sekarang semua ini jatuh ke tangan Cyrus.

Adapun Raja Croesus sendiri, tampaknya Cyrus mungkin telah menyelamatkan nyawanya walau sekali lagi bertentangan dengan semua preseden. Cyrus akhirnya mempunyai reputasi dalam menyelamatkan penguasa yang ditaklukkan sehingga ia dapat meminta nasihat mereka tentang cara terbaik untuk mengatur wilayah mereka.

Kampanye Propaganda

Cyrus melihat kerja sama sebagai sebuah kekuatan, terutama dalam hal mengamankan hadiah utama yaitu Babilonia. Daripada mencoba merebut kota terbesar di dunia dengan kekerasan, Cyrus melancarkan kampanye propaganda untuk mengeksploitasi ketidakpopuleran rajanya, Nabonidus.

Tradisi Babilonia akan lebih aman jika ada Cyrus, demikian pesan yang disampaikan. Pintu gerbang dibuka dan daun palem diletakkan di hadapannya saat dia memasuki kota. Setibanya di Babilonia, Cyrus melakukan upacara keagamaan yang diabaikan Nabonidus dan mengembalikan ikon-ikon yang disita ke kuil-kuil mereka di seluruh negeri.

Tindakan ini memungkinkan Cyrus untuk mengklaim pemerintahan yang sah di Babilonia, sebuah aturan yang disetujui oleh para dewa Babilonia.

Dia kemudian menjelaskan apa yang akan terjadi dalam kerajaannya. Lalu membuat semacam kontrak antara dirinya dan berbagai bangsa yang berada di bawah pengawasannya. Mereka akan membayar upeti dan dia akan memastikan semua orang bebas menyembah dewa mereka sendiri dan hidup sesuai dengan adat istiadat mereka.

Multikulturalisme Cyrus pada akhirnya membuat perdamaian kekaisaran yang abadi menjadi sebuah kemungkinan nyata dan menentukan cara kerajaan-kerajaan di kemudian hari berusaha mencapai pemerintahan yang stabil. Bagi Cyrus ini adalah satu-satunya cara yang bisa diharapkan untuk mempertahankan penaklukannya, tapi ini adalah visi yang hanya bisa dibayangkan oleh seseorang dari luar peradaban lembah sungai, dengan keterikatan kuat mereka pada dewa-dewa lokal.

Putra Cyrus dan penerusnya, Cambyses II (529-522 SM) menambahkan Mesir ke dalam Kekaisaran Persia. Tetapi kemudian terjadi pemberontakan di dalam negeri, yang tampaknya dipimpin oleh seorang pendeta Media yang menyamar sebagai saudara laki-laki Cambyses, yang diam-diam telah dibunuh oleh Cambyses.

Setelah itu Cambyses meninggal, salah satu jenderalnya yang masih seorang kerabat jauh, turun tangan mengakhiri pemberontakan. Ia bernama Darius yang kemudian disebut Darius I. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Temui Khofifah, Dubes Marok...
Megapolitan
DPRD Dorong Pemkot Bekasi B...

Ariana Grande Luncurkan Album "Petal"

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Luncurkan Alb...

Angin Segar, Khofifah Hapus Pajak Pokok dan Denda Kendaraan Ojol

39 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Angin Segar, Khofifah Hapus...
Nasional
Mengagetkan, Ada Penipuan E...
Nasional
Kemendagri Integrasikan Lay...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.