Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yen Jatuh ke Level Terendah dalam 34 Tahun setelah BoJ Tahan Suku Bunga

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Kami memandang kenaikan tersebut sebagai tindakan yang bijaksana dan bersifat preventif, karena isyarat global dan katalis dalam negeri kurang kondusif," kata Radhika di Jakarta, Jumat (26/4).

Langkah preventif tersebut dilakukan dalam mengantisipasi dampak risiko arah penurunan suku bunga kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) dan ketegangan geopolitik global.

Menurut proyeksi BI, rupiah akan tetap stabil di level 16.200 per dollar AS pada kuartal II-2024, sebelum turun ke 15.800 per dollar AS pada akhir 2024.

"Kami memperkirakan kenaikan suku bunga yang proaktif oleh bank sentral akan mendukung nilai tukar rupiah," kata ekonom senior di Bank DBS itu.

Dengan mempertimbangkan revisi asumsi dasar BI untuk siklus suku bunga bank sentral AS (the Fed), preferensi untuk tetap waspada dan memprioritaskan stabilitas rupiah, ia memperkirakan BI akan tetap memperpanjang jeda suku bunga hingga akhir tahun 2024, dengan menetapkan kemungkinan untuk kenaikan suku bunga lanjutan.

Dengan masih adanya penguatan dollar AS dalam jangka pendek, Radhika memproyeksikan bank sentral akan tetap fokus pada stabilitas rupiah, dengan intervensi masih menjadi garis pertahanan pertama.

Lebih lanjut, ia menuturkan katalis domestik kurang menguntungkan bagi mata uang rupiah karena antara lain surplus perdagangan barang telah menyusut secara signifikan.

Surplus perdagangan Maret 2024 mencatat peningkatan tajam menjadi 4,5 miliar dollar AS dibandingkan 0,8 miliar pada bulan sebelumnya karena menurunnya permintaan impor menjelang hari raya, dan nilai ekspor yang sedikit meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.