Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

📅 Senin, 24 Agu 2026, 06:12 WIB | Oleh:
Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan Doc: Antara foto/HO-Pemprov Kalsel
Ket. Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq (kiri) saat memimpin penanggulangan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kepungan kabut asap di Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (23/8).

BANJARBARU - Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan masyarakat, terutama warga yang terdampak asap karhutla.

“Kualitas udara menjadi perhatian dalam penanganan karhutla karena berdasarkan informasi, indeks standar pencemar udara (ISPU) telah berada di sekitar 100 mikrogram per meter kubik sehingga kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan,” kata dia seusai memadamkan titik karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu.

Karena kondisi tersebut, Hanif mengimbau masyarakat di wilayah terdampak asap agar meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.

“ISPU di Banjarbaru di angka 100 mikrogram per meter kubik. Jadi dari standar WHO ini tidak sehat,” ujarnya.

Selain mengimbau penggunaan masker, pemerintah daerah setempat, kata dia, juga menyiapkan layanan kesehatan di sejumlah posko lapangan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi asap, terutama warga dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Ia meminta masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan segera memanfaatkan posko kesehatan yang tersedia untuk mendapatkan penanganan dari petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Oleh karena itu, dia menekankan agar pemadaman karhutla harus dilakukan bersamaan dengan perlindungan kesehatan masyarakat, sehingga penghentian sumber asap berjalan beriringan dengan pencegahan dampak paparan asap terhadap warga di wilayah terdampak.

Ia berharap masyarakat mematuhi imbauan pemerintah selama kondisi asap masih terjadi serta segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan.

“Yang penting masyarakat menggunakan masker ketika berada di luar dan segera memanfaatkan posko kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan,” ujar Wamenko Hanif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.