Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

📅 Senin, 24 Agu 2026, 06:23 WIB | Oleh:
Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis Doc: ANTARA/HO-PP PBSI.
Ket. Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat berlaga di babak 16 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2024 di Ningbo, China.

NEW DELHI – Kegagalan Jonatan Christie melangkah jauh di Kejuaraan Dunia BWF 2026 tidak menghalangi langkahnya menuju puncakperingkat tunggal putra dunia. Meski tersingkir di babak 16 besar, Jonatan atau Jojo dipastikan naik ke peringkat satu dunia dalam daftar terbaru BWF yang dirilis Selasa (25/8).

Jojo akan menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang kembali menduduki posisi teratas dunia setelah Taufik Hidayat pada tahun 2000. Penantian selama 26 tahun akhirnya terhenti, meski pencapaian tersebut datang dalam situasi yang cukup unik.

Juara Asian Games 2018 itu tidak berstatus sebagai juara dunia. Perjalanan Jojo di Kejuaraan Dunia di New Delhi, India, justru berakhir lebih awal setelah dikalahkan wakil Denmark, Rasmus Gemke, 21-11, 13-21, 18-21, pada hari Kamis (20/8).

Namun, hasil para pesaingnya membuka jalan bagi Jojo. Chou Tien Chen, salah satu rival terdekat dalam perburuan ranking, gagal mencapai final setelah ditaklukkan Kodai Naraoka dari Jepang 21-17, 11-21, 10-21 pada laga semifinal, Sabtu (22/8).

Selain Chou, sejumlah pemain papan atas lainnya juga kehilangan banyak peluang setelah tersingkir lebih awal. Mereka antara lain Shi Yu Qi (China), Christo Popov (Prancis), Kunlavut Vitidsarn (Thailand), dan Anders Antonsen (Denmark).

Dalam proyeksi ranking terbaru, Jojo berada di posisi pertama dengan 87.631 poin. Dia unggul atas Christo Popov (87.002), Kunlavut Vitidsarn (86.915), Chou Tien Chen (86.580), dan Anders Antonsen (85.405).

Pencapaian itu menjadi catatan penting bagi tunggal putra Indonesia. Setelah lebih dari dua dekade, Merah Putih kembali memiliki wakil di puncak ranking BWF. Meski demikian, Jojo masih menyimpan pekerjaan besar karena hingga kini belum pernah meraih medali di Kejuaraan Dunia.

Kegagalan di New Delhi juga menjadi pukulan bagi Jojo. “Sangat kecewa karena saya datang ke sini dengan harapan besar serta fokus sudah bagus juga. Tapi ya akhirnya memang harus menerima hasil yang tidak bagus,” ujar Jojo. Dalam enam penampilan sebelumnya di Kejuaraan Dunia, Jojo tiga kali tersingkir di babak 64 besar pada 2018, 2021, dan 2023. Pada 2019, 2022, dan 2025, langkahnya terhenti di perempat final.

Sementara itu, Indonesia tetap membawa pulang medali dari New Delhi. Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang berhasil menembus semifinal. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan nomor satu dunia asal Tiongkok, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, dalam duel 97 menit dengan skor 22-20, 14-21, 20-22.

Hasil tersebut memastikan Amri/Nita meraih perunggu. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

37 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.