Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Gangguan Kesehatan, Pemkot Pekalongan Berikan Pemahaman Memilih Pangan Sehat dan Aman

📅 Rabu, 24 Apr 2024, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Gangguan Kesehatan, Pemkot Pekalongan Berikan Pemahaman Memilih Pangan Sehat dan Aman Doc: ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan
Ket. Petugas Dinas Kesehatan Pekalongan sedang menempelkan stiker warung sehat.

Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memberikan pemahaman pada masyarakat agar dapat memilih jenis pangan yang sehat dan aman sebagai upaya mencegah terjadinya gangguan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto di Pekalongan, Selasa mengatakan bahwa masyarakat supaya bijak dan memperhatikan dalam memilih pangan yang aman, sehat, dan bermutu.

"Pangan aman adalah pangan yang bebas dari bahaya fisik, kimia, dan biologis. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat harus memahami tingkatan 3 bahaya itu," katanya.

Slamet Budiyanto yang didampingi Sanitarian Muda Maysaroh mengatakan bahaya fisik dapat dideteksi dengan indera manusia sedangkan bahan kimia dan bahaya biologis dapat dideteksi dengan uji di laboratorium.

Namun demikian, kata dia, ada beberapa jenis bahaya kimia dan bahaya biologis yang dapat dideteksi menggunakan indera penglihatan dan penciuman manusia.

"Bahaya fisik bisa dilihat dari makanan itu aman apabila terbungkus dan tertutup sehingga tidak ada kemungkinan debu atau serangga yang hinggap," katanya.

Kemudian, pencemaran kimia, jika makanan tersebut menggunakan pewarna atau tidak dilihat dari tampilannya akan terlihat mencolok serta jika mengandung formalin atau boraks dapat dilihat dari warnanya mengkilat, putihnya tidak wajar, dan teksturnya sangat kenyal.

Selanjutnya, menurut dia, bahaya biologi yang terdapat di pangan dapat berupa bakteri, parasit, dan virus.

Pertumbuhan mikroba ini, kata dia, bisa menyebabkan pangan menjadi busuk sehingga tidak layak untuk dimakan.

"Oleh karena itu, pilih makanan yang disimpan dan disajikan dengan baik, kemasan tidak rusak, tidak basi (tekstur lunak dan bau tidak menyimpang seperti bau asam atau busuk)," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.