RI Tidak Punya Keunggulan Komparatif dalam Menarik Investor
📅 Jumat, 19 Apr 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiJika faktor- faktor tersebut tidak memadai, maka investor medium-high tech tidak akan melirik Indonesia. Contohnya saja dukungan terhadap inovasi, yang menjadi penting bagi perusahaan tersebut. Mulai dari dukungan fiskal hingga hak atas kekayaan intelektual (HAKI) itu akan menentukan keputusan investasi perusahaan teknologi," ucapnya.
Lebih lanjut, Huda mengatakan bahwa masuknya investasi dari perusahaan teknologi besar global menjadi salah satu pertanda Indonesia bisa dipercaya sebagai negara tujuan investasi untuk produk high-tech.
"Jadi, sangat wajar Indonesia mengejar investasi langsung dari Apple, Microsoft, dan Nvidia untuk menarik investor lainnya guna masuk ke Indonesia. Istilahnya adalah 'penglaris' jualan investasi di dalam negeri," katanya.
Dia mengatakan jika perusahaan-perusahaan tersebut percaya terhadap Indonesia, maka akan lebih mudah menarik perusahaan lainnya, mulai dari low-tech hingga high-tech producer.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi, itu yang ingin dikejar oleh pemerintah. Tentu tujuan tersebut akan mendatangkan multiplier effect seperti penyerapan tenaga kerja hingga alih teknologi," terang Huda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!