Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Atasi Kekurangan Tenaga Ahli, Indosat dan Mastercard Dirikan Pusat Pelatihan Keamanan Siber

1 Jumat, 19 Apr 2024, 16:41 WIB | Oleh:
Atasi Kekurangan Tenaga Ahli, Indosat dan Mastercard Dirikan Pusat Pelatihan Keamanan Siber Atasi Kekurangan Tenaga Ahli, Indosat dan Mastercard Dirikan Pusat Pelatihan Keamanan Siber Doc: istimewa
Ket. Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat or IOH) dan Mastercard kamis (18/4) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk berkolaborasi dalam menjaga ekonomi digital Indonesia melalui peresmian Indosat-Mastercard Cybersecurity Center of Excellence (CoE).

JAKARTA - Tantangan keamanan siber semakin meningkat di seluruh dunia. Kerugiannya bahkan diprediksi melonjak menjadi 14 triliun dollar AS pada 2028 dari USD 8 triliun pada 2023 menurut laporan Statista berjudul Chart: Cybercrime Expected to Skyrocket in Coming Years.

Sementara itu survei global Fortinet terbaru juga mengungkapkan bahwa 72 persen serangan siber di Asia disebabkan oleh kurangnya tenaga ahli di bidang tersebut.

Untuk mengatasi masalah hal tersebut Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat or IOH) dan Mastercard hari ini menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk berkolaborasi dalam menjaga ekonomi digital Indonesia melalui peresmian Indosat-Mastercard Cybersecurity Center of Excellence (CoE).

CoE sebagai pusat pelatihan bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan memfokuskan pada tiga pilar utama. Pertama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keamanan siber melalui peningkatan akses pendidikan serta pelatihan keamanan siber.

Kedua melakukan inovasi melalui penelitian di beberapa area utama keamanan siber dan digital trust dengan memanfaatkan teknologi terbaru. Ketiga melakukan kolaborasi Industri dalam mendeteksi dan memitigasi penipuan.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menuturkan CoE merupakan sarana edukasi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keamanan siber melalui peningkatan akses pendidikan serta pelatihan keamanan siber. Inovasi melalui penelitian di beberapa area utama keamanan siber dan digital trust dengan memanfaatkan teknologi terbaru.

Kolaborasi Industri dalam mendeteksi dan memitigasi penipuan. "Kami merasa terhormat dapat berkontribusi dalam mengatasi tantangan keamanan siber di Asia Pasifik, khususnya Indonesia. Indosat yakin bahwa upaya yang dilakukan hari ini akan memajukan sumber daya manusia keamanan siber Indonesia ke depannya," ungkapnya di Jakarta Kamis (18/4).

Dengan inisiatif tersebut, Kata Vikram diharapkan dapat memperkuat tujuan dalam menciptakan satu juta talenta digital di Indonesia. Lebih jauh lagi, komitmen ini mendorong kami lebih dekat untuk mencapai tujuan besar Indosat dalam memberdayakan setiap individu di Indonesia.

Division President, Southeast Asia, Mastercard, Safdar Khan, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kepercayaan dalam ekonomi digital. Komitmen ini tidak hanya mencakup inovasi teknologi, tetapi juga meliputi pengembangan kapasitas dan kolaborasi industri.

"Bersama Indosat, kami akan mendirikan Center of Excellence in Cybersecurity & Digital Trust. Kolaborasi ini memadukan inovasi dan kerja sama terbaik antara keahlian lokal dan praktik global untuk mengembangkan keterampilan dan keahlian yang diperlukan guna memajukan perekonomian digital Indonesia serta memastikan kesiapan dalam menghadapi tantangan masa depan," ungkapnya.

Peresmian CoE menandai tonggak penting perjalanan kedua belah pihak dalam menjaga masa depan digital Indonesia. Selain itu, dengan fokus pada pengembangan kapasitas dan keterampilan, kemitraan ini sejalan dengan visi pemerintah menuju "Indonesia Emas 2045," yang bertujuan untuk menempatkan Indonesia sebagai ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2045.

Visi tersebut dapat terwujud salah satunya, kata Khan, melalui peningkatan keterampilan dan pengembangan sumber daya manusia, sebagai salah satu pilar utama. Dengan memanfaatkan keahlian dan sumber daya global dan lokal, CoE siap memainkan peran sentral dalam meningkatkan ekosistem keamanan siber Indonesia, menempatkan Indonesia sebagai pionir digital di panggung global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
600 Ton Beras SPHP Dioplos,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.