Kemlu Terus Pantau Kondisi WNI akibat Memanasnya Konflik Iran dan Israel
📅 Minggu, 14 Apr 2024, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri
Jakarta - Kementerian Luar Negeri bersama Kedutaan Besar RI diTeherandan perwakilan RI di Timur Tengah terus memantaukondisi warga negara Indonesia (WNI) di tengah konflik yang memanas antara Iran dan Israel.
"Sesuai prosedur operasi standar, setiap perwakilan RI wajib memiliki rencana kontingensi untuk mengantisipasi situasi kedaruratan bagi pelindungan WNI," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu.
Menurut KBRI Teheran, 376 orang WNI berada di Iran, yang sebagian besar adalah pelajar/mahasiswa di Kota Qom.
Israel berada dalam kewaspadaan tinggi di tengah ancaman Iran untuk menyerang target-target Israel sebagai balasan atas serangan udara pada 1 April terhadap fasilitas diplomatiknya di ibu kota Suriah, Damaskus.
Serangan tersebut menewaskan sedikitnya tujuh anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran, termasuk dua jenderal penting.
Sebaiknya Anda baca juga:
Iran menuduh Israel melakukan serangan itu dan berjanji akan membalasnya. Para pemimpin politik dan militer Iran bersumpah akan melakukan pembalasan.
Pernyataan itu memicu reaksi para pemimpin dunia untuk berusaha meredakan situasi.
Israel belum secara resmi mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, meskitelah melakukan sejumlah serangan terhadap sasaran Iran di Suriah selama berbulan-bulan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Iran dan kelompok militanHizbullah yang menjadi sekutunya di Lebanonmengatakan bahwa serangan Israel tidak akan dibiarkan begitu saja.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!