Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Orang Tua Pelaku Penembakan Massal Sekolah di Michigan Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara

📅 Rabu, 10 Apr 2024, 04:25 WIB | Oleh:

"Mereka memilih diam," katanya.

"Mereka memilih untuk mengabaikan tanda-tanda peringatan. Dan sekarang, seperti yang telah kita dengar dari semua keberatan, mereka terus memilih untuk menyalahkan semua orang kecuali diri mereka sendiri."

Putra keluarga Crumbley, Ethan, berusia 15 tahun ketika dia melakukan penembakan yang menewaskan Justin dan Hana, serta Madisyn Baldwin, 17, dan Tate Myre, 16. Tujuh lainnya terluka.

Hukuman seumur hidup.

Ethan Crumbley mengaku bersalah atas 24 dakwaan, termasuk pembunuhan tingkat pertama, dan tahun lalu dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat. Hukuman yang dijatuhkan oleh Hakim Kwamé Rowe adalah yang paling berat, karena Michigan tidak menerapkan hukuman mati.

Ethan masih berhak mengajukan banding atas keputusan tersebut. Orang tuanya mungkin juga akan mengajukan banding.

Dalam persidangan terhadap kedua orang tua, jaksa penuntut sebagian fokus pada kegagalan mereka mengeluarkan putra mereka dari sekolah setelah dia membuat gambar kekerasan pada pagi hari terjadinya penembakan. Itu termasuk permohonan bantuan tertulis.

Mereka juga menekankan akses Ethan terhadap pistol yang dibeli Crumbley. Dan mereka mengatakan bahwa Crumbley telah melewatkan tanda-tanda bahwa putranya sedang berjuang dengan kesehatan mentalnya, dan menambahkan bahwa dia membawanya ke lapangan tembak hanya beberapa hari sebelum penembakan.

Pengacara pembela kedua orang tua mengatakan, mereka tidak dapat meramalkan kekerasan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata yang akan dilakukan oleh putra mereka.

Persidangan mereka menjadi penangkal masalah tanggung jawab orang tua pada saat terjadi kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh anak di bawah umur. Dalam beberapa bulan terakhir, para orang tua di negara bagian lain telah mengaku bersalah atas tuduhan melakukan tindakan sembrono atau mengabaikan anak -anak mereka setelah anak-anak mereka melukai atau membunuh orang lain dengan senjata.

Namun dakwaan pembunuhan terhadap keluarga Crumbley bersifat unik, dan pakar hukum mengatakan persidangan mereka dapat menjadi pedoman bagi jaksa lain yang berupaya meminta pertanggungjawaban orang tua di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.