Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memanas Hubungan Kedua Negara Ini, Meksiko Tutup Kedubes di Ekuador Tanpa Batas Waktu

📅 Selasa, 09 Apr 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanas Hubungan Kedua Negara Ini, Meksiko Tutup Kedubes di Ekuador Tanpa Batas Waktu Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador.

Moskow - Kedutaan Besar Meksiko di Ekuador mengevakuasi seluruh pegawainya dan berhenti beroperasi tanpa batas waktu setelah mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas ditangkap di kompleks kedutaan itu, kata Kementerian Luar Negeri Meksiko pada Minggu (7/4).

Sebelumnya, pada Jumat malam (5/4) hingga Sabtu (6/4), polisi Ekuador menyerbu masuk ke dalam kompleks Kedubes Meksiko di Quitodengan menggunakan kendaraan bersenjata untuk menangkap Glas, yang telah lama berlindung di sana, menurut laporan sejumlah media.

Menyusul peristiwa itu, Mexico City memutuskan hubungan diplomatik dengan Quito, seraya mengatakan bahwa beberapa diplomat Meksiko terluka akibat penyerbuan tersebut.

Meksiko juga berjanji akan mengajukan banding ke Mahkamah Internasional PBB dan mendesak pengadilan tersebut untuk mengutuk tindakan pemerintah Ekuador.

"Meksiko kembali mengecam pelanggaran terhadap kekebalan diplomatik kedubesnya di Quito dan agresi terhadap personelnya. Kementerian Luar Negeri akan mengevakuasi seluruh personel diplomatik dan keluarganya dari Ekuador pada Minggu, 7 April. Kedutaan Besar Meksiko akan tetap ditutup tanpa batas waktu," kata Kemlu Meksiko dalam sebuah pernyataan.

Menteri Luar Negeri Meksiko Alicia Barcena sedang mengoordinasikan pemulangan semua personel diplomatik yang terakreditasi ke Ekuador dan keluarga mereka atas instruksi Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador, tulis pernyataan itu.

Sejumlah negara telah menawarkan dukungannya untuk menjamin keselamatan diplomat Meksiko dan menemani mereka ke bandara di Quito.

"Kami menjaga diplomat kami; mereka tidak sendirian. Mereka telah menunjukkan martabat dan kesopanan, seperti terlihat dari sikap Raquel Serur, duta besar kami, dan Roberto Canseco, wakil kepala misi di kedutaan," kata Obrador seperti dikutip dalam pernyataan itu.

Glas sebelumnya menjalani hukuman lima tahun penjara karena suap dan konspirasi kriminal sebelum dibebaskan pada akhir 2022.

Namun, pada Desember 2023, ia dijatuhi hukuman enam tahun penjara lagi dalam kasus korupsi yang melibatkan perusahaan konstruksi Brazil Odebrecht, yang saat ini dikenal sebagai Novonor.

Glas berlindung di Kedubes Meksiko pada bulan yang sama, sebelum surat perintah resmi penangkapannya dikeluarkan. Pada 5 April 2024, Meksiko memutuskan memberikan suaka politik kepada Glas.

Ekuador menyebut keputusan Meksiko itu ilegal dan menuntut ekstradisi sang politisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.