Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Senin, Hujan Ringan Mendominasi Sebagian Besar Wilayah Indonesia

📅 Senin, 08 Apr 2024, 09:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Senin, Hujan Ringan Mendominasi Sebagian Besar Wilayah Indonesia Doc: ANTARA/Arif Firmansyah
Ket. Pengendara sepeda motor memakai jas hujan melintas di Jalan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/1/2024).

JAKARTA -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan akan mendominasi cuaca pada Senin (8/4) di sebagian besar wilayah ibu kota provinsi di Indonesia.Dikutip dari situs BMKG di Jakarta, Senin (8/4), wilayah yang diprediksi hujan dengan intensitas ringan pada Senin siang, yakni Gorontalo, Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, Tanjung Pinang, Ambon, Mataram, Kupang, Makassar, Manado, dan Palembang.Sedangkan Kota Medan dan Denpasar diprediksi hujan dengan intensitas sedang.BMKG juga mengingatkan masyarakat di wilayah Jambi, Banjarmasin, dan Pangkal Pinang agar mewaspadai hujan disertai petir yang berpotensi terjadi pada Senin siang.

Sementara itu, BMKG memprakirakan Kota Serang, Bengkulu, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Ternate, Kota Jayapura, Manokwari, Kendari, dan Padang akan diselimuti cuaca berawan, sedangkan Kota Pekanbaru berawan tebal.Wilayah Banda Aceh, Jakarta Pusat, Surabaya, Tarakan, dan Bandar Lampung diprediksi cerah berawan.Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan terdapat potensi terjangan angin kencang, kilat, petir, hujan lebat hingga gelombang tinggi di wilayah Indonesia sampai dengan 11 April 2024.

"Menuju 11 April ini ada variasi, yaitu pada 4-7 April diprediksi ada wilayah yang mengalami angin kencang, gelombang tinggi, kilat, dan petir," katanya.Dwikorita menyebutkan beberapa wilayah pada 4-7 April 2024 diperkirakan mengalami angin kencang, gelombang tinggi, kilat, dan petir yakni Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bangka, dan Lampung
Menurut dia, potensi angin kencang, kilat, petir, hujan lebat, dan gelombang tinggi tersebut diakibatkan oleh beberapa fenomena, di antaranyafenomena Madden Julian Oscillation (MJO) atau kumpulan awan-awan hujan yang sudah mulai melintasi kepulauan di Indonesia.

Selain itu, juga terdapat fenomena gelombang atmosfer, yaitu gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator serta hangatnya suhu muka air di Kepulauan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.