Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, BNPB: Petugas Gabungan Bersihkan Material Pascabanjir di Agam Sumbar

📅 Minggu, 07 Apr 2024, 05:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, BNPB: Petugas Gabungan Bersihkan Material Pascabanjir di Agam Sumbar Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Agam, Sumatra Barat
Ket. Petugas gabungan saat membersihkan material banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (6/4/2924).

Jakarta - Petugas gabungan melakukan pembersihan material berupa sampah yang terbawa arus air antara lain lumpur dan potongan kayu serta sampah rumah tangga di wilayah terdampak, sehari setelah banjir bandang melanda dua kecamatan di Kabupaten Agam Provinsi Sumatra Barat.

Menurut keterangan dari Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muharidi Jakarta Sabtu menyebutkan,Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama pihak terkait mengerahkan alat berat untuk mengurai dan membersihkan material tersebut, khususnya di sepanjang sungai.

Selain itu, katanya, aparat keamanan berjaga saat ekskavator beroperasi di ruang publik untuk kelancaran pembersihan.

Dua wilayah kecamatan yang terdampak banjir bandang yaitu Kecamatan Candung dan Sungai Pua.

Berdasarkan laporan yang diterima BNPB, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebanyak tujuh KK atau 31 KK warga yang mengungsi ke rumah wali Jorong dan rumah kerabat terdekat.

Adapun populasi terdampak, katanya, BPBD setempat mencatat sebanyak 261 jiwa dan 69 unit rumah serta beberapa unit kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat terdampak bencana itu.

Abdul mengatakan, hujan lebat pada Jumat sore (5/4), sekitar pukul 16.00 menyebabkan adanya banjir bandang di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat.

BPBD bersama tim pencarian dan pertolongan melakukan pemantauan dan evakuasi warga.

Dia menjelaskan, wilayah Sumatra Barat masih berisiko hujan dengan intensitas tinggi yang disertai petir dan angin kencang selama satu hari ke depan. Sedangkan beberapa wilayah di Kabupaten Agam, hujan ringan hingga petir masih berpotensi terjadi hingga Minggu.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga tetap siaga menyikapi risiko hujan tersebut.

Dia menuturkan, guna mengantisipasi bahaya banjir, keluarga dapat bersiap, dengan cara memantau risiko hujan di wilayah, secara bergotong royong memastikan saluran air bebas dari sampah, hingga melakukan evakuasi mandiri apabila diperlukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.