Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sempat Tidak Bisa Digunakan, WhatsApp, Instagram dan Facebook Mulai Pulih

📅 Kamis, 04 Apr 2024, 06:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sempat Tidak Bisa Digunakan, WhatsApp, Instagram dan Facebook Mulai Pulih Doc: ANTARA/Sizuka
Ket. Ilustrasi - Logo WhatsApp.

Jakarta - Aplikasi milik grup Meta, yakni WhatsApp, Instagram dan Facebook mulai pulih setelah sempat mengalami down (pemadaman) selepas dini hari, Kamis.

Menurut situs pelaporan pemadaman aplikasi Downdetector, pengguna WhatsApp di berbagai negara, termasuk Indonesia melaporkan aplikasi WhatsApp tidak bisa digunakan sekitar pukul 01.16 dengan keluhan tidak bisa mengakses aplikasi (68 persen) dan tidak bisa menerima pesan (26 persen).

Laporan soal WhatsApp mengalami down antara lain berasal dari Jakarta dan Surabaya. Pengguna di Malaysia dan Singapura juga melaporkan masalah yang sama.

Di negara asalnya, Amerika Serikat, pengguna WhatsApp juga mengalami masalah serupa, antara lain di New York.

Masalah pada Facebook juga terjadi pada waktu yang sama. Menurut situs Downdetector, keluhan pada aplikasi situs web (50 persen), komentar (29 persen) dan unggahan (21 persen).

Sementara pada Instagram, laporan gangguan di situs Downdetector berlangsung antara pukul 01.30 hingga 05.00 di Indonesia untuk koneksi server (49 persen), aplikasi (31 persen) dan profil (19 persen).

Uji coba ANTARA sekitar pukul 05.00, laman feed (kabar berita) Instagram sedikit sulit diperbarui, sementara WhatsApp dapat digunakan seperti biasa.

Warganet juga mengeluhkan gangguan pada Instagram dan WhatsApp melalui platform X (Twitter) hingga kedua aplikasi tersebut menjadi trending topic.

Melalui akun resmi di X, WhatsApp mengumumkan bahwa mereka sudah kembali normal.

"Dan kami kembali. Selamat berkirim pesan," kata WhatsApp.

WhatsApp sebelumnya juga menyatakan telah mengetahui gangguan tersebut dan berupaya memperbaiki secepat mungkin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.