Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Pemkab Sukabumi untuk Antisipasi Terjadinya Lonjakan Pemudik

📅 Senin, 01 Apr 2024, 07:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Pemkab Sukabumi untuk Antisipasi Terjadinya Lonjakan Pemudik Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Bupati Sukabumi Marwan Hamami bersama jajaran Pemkab Sukabumi saat mengikuti rakor secara virtual antisipasi lonjakan pemudik di musim mudik lebaran 2024 pada Minggu (31/3/2024) bertempat di Pendopo, Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi - Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah pemudik khususnya yang melalui jalur mudik Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat untuk meminimalisasikejadian yang tidak diinginkan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya bahkan dengan Menhub melalui rapat koordinasi secara virtual yang dilaksanakan pada Minggu untuk membahas solusi dan antisipasi terjadinya lonjakan pemudik," kata Bupati Sukabumi MarwanHamamidi Pendopo Sukabumi, Minggu.

Marwanmengatakan rakor ini untuk menyinkronkan pengalihan arus yang nanti yang harus diantisipasi di daerah tapi untuk wilayah selatan ini tidak dicermati secara khusus. Tetapi pada rakor tersebut wilayah utara Kabupaten Sukabumi yang menjadi fokus utama pembahasan.

Seperti arah Parungkuda sampai Cibadak tingkat kemacetan cukup tinggi, tapi tidak menjadi lintasan arus mudik walau demikian harus tetap siap siaga, karena tidak menutup kemungkinan kendaraan yang mengarah ke Puncak Bogor dialihkan ke Sukabumi.

Ini bisa terjadi pada musim mudik lebaran sebelumnya, di saat arus kendaraan menuju Puncak sudah padat, maka sebagian kendaraan dialihkan melalui jalur mudik Sukabumi. Bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi lonjakan pemudik pada tahun ini.

"Antisipasi yang kami lakukan adalah berkoordinasi dengan Polres Sukabumi serta menyiagakan personel DishubKabupaten Sukabumi di titik rawan kemacetan seperti pintu keluar tol, sekitar pasar dan lokasi wisata," tambahnya.

Pada rakor iniMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan kegiatan ini untuk membahas langkah antisipasi terhadap lonjakan pergerakan kendaraan roda empat di masa mudik lebaran seperti di jalur tol Jakarta ke arah Cikampek, Cipali, sampai ke Semarang yang diprediksi akan meningkat dibandingkan masa mudik lebaran tahun lalu.

"Persiapan harus dilakukan sejak dini, sehingga bisa lebih siap dan masih punya waktu untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Dari total jumlah potensi pergerakan masyarakat di masa mudik lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 193 juta orang atau naik 50 persen dibandingkan dengan 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.