Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erdogan Akui Kekalahan Partainya dalam Pemilu Lokal Turki

📅 Senin, 01 Apr 2024, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Erdogan Akui Kekalahan Partainya dalam Pemilu Lokal Turki Doc: DW/Anadolu/Emin Sansar
Ket. Erdogan mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut dalam pidatonya di luar markas partai di Ankara

ISTANBUL - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengakui kekalahan partainya pada hari Minggu (31/3) dalam pemilihan lokal di negaranya. Ia mengatakan pemungutan suara tersebut adalah "titik balik" bagi partainya setelah dua dekade berkuasa.

Hasil parsial dari seluruh wilayah negara berpenduduk 85 juta orang itu menunjukkan kemajuan besar bagi Partai Rakyat Republik (CHP) dengan mengorbankan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang dipimpin oleh Erdogan.

Walikota Istanbul, Ekrem Imamoglu dari oposisi, mengklaim terpilih kembali dan mengatakan kepada para pendukungnya, "Besok adalah hari musim semi yang baru bagi negara kami."

Hasil akhir diperkirakan akan diumumkan pada hari Senin (1/4) oleh komisi pemilihan umum negara tersebut.

Erdogan (70) telah habis-habisan kampanye untuk memenangkan kembali Istanbul, pusat perekonomian tempat ia pernah menjadi walikota. Namun, inflasi yang merajalela dan krisis ekonomi telah memukul kepercayaan terhadap partai yang berkuasa.

Kerumunan besar memenuhi alun-alun di luar markas besar partai oposisi di kota Istanbul sambil mengibarkan bendera Turki dan menyalakan obor untuk merayakan hasil pemilu tersebut.

Setelah memberikan suaranya, Imamoglu mendapat tepuk tangan dan teriakan "Semuanya akan baik-baik saja", slogan yang ia gunakan saat pertama kali mengambil alih balai kota dari AKP pada 2019.

Pria berusia 52 tahun ini semakin dipandang sebagai saingan terkuat AKP pimpinan Erdogan menjelang pemilihan presiden berikutnya pada 2028.

Di Ankara, Walikota Mansur Yavas - juga dari CHP - mengklaim kemenangan di depan banyak pendukungnya, dan menyatakan "pemilu telah selesai, kami akan terus melayani Ankara".

"Mereka yang diabaikan telah mengirimkan pesan yang jelas kepada mereka yang memerintah negara ini," tambahnya.

Yavas memimpin dengan 58,6 persen suara berbanding 33,5 persen untuk lawannya dari AKP, dengan 46,4 persen kotak suara dibuka.

Pendukung oposisi merayakan kemenangan di Izmir, kota terbesar ketiga di Turki, serta di kota selatan Antalya.

Beberapa kota yang menjadi basis AKP beresiko hilang, seperti yang ditunjukkan oleh hasil penelitian.

"Para pemilih telah memilih untuk mengubah wajah Turki," kata ketua CHP Ozgur Ozel ketika hasil pemilu diumumkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.