Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Sigi Berpotensi Jadi Penghasil Durian Jenis Musang King di Sulteng

📅 Senin, 25 Mar 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Sigi Berpotensi Jadi Penghasil Durian Jenis Musang King di Sulteng Doc: ANTARA/Moh Salam
Ket. Kadis Pangan Sulteng Iskandar Nontji (tengah) saat mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura (kanan) berkunjung di Kabupaten Sigi.

Sigi - Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) salah satu wilayah yang berpotensi menjadi penghasil durian jenis Musang king kedepannya dari Sulteng selain di Kabupaten Parigi Moutong dan Poso.

"Sebagai informasi, Pemkab Sigi mulai melakukan ekspor durian melalui Surabaya, saat kami di Dinas Pangan mencoba juga melakukan terobosan agar nantinya ekspor bisa langsung tanpa harus melalui Surabaya dan lain sebagainya," kata Kadis Pangan Sulteng Iskandar Nontji di Sigi, Minggu.

Dia mengemukakan dalam waktu dekat akan mengumpulkan pemerintah kabupaten/kota di Sulteng untuk membahas durian yang akan di ekspor secara serentak tersebut.

"Belum lama ini, kami sudah melakukan ekspor perdana sekitar 27 ton, dan setelah dikeluarkan sertifikasinya maka itu sudah bisa di ekspor," ucapanya.

Kata Iskandar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi untuk pro aktif dalam rencana menjadikan wilayah itu sebagai penghasil durian jenis Musang King untuk Sulawesi Tengah dan bisa bersaing dengan kabupaten lainnya yang ada di Sulteng.

"Harapannya Pemkab Sigi melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sigi untuk mengumpulkan para petani durian di Sigi agar supaya bisa langsung mendapatkan informasi terkait durian ini, karena kita gagas soal durian dan melakukan pertemuan secara bersama-sama," tutur Iskandar.

Oleh karena itu, Pemkab-Sigi khususnya akan senantiasa melakukan komunikasi dengan pemerintah provinsi terkait pengembangan komoditas durian Musang King, sehingga hasilnya dapat diekspor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten itu.

"Kami akan tetap melakukan komunikasi dengan Pemprov Sulteng, jika ada sesuatu hal yang perlu dibicarakan," ujar Kadis Pangan Sulteng.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, terdapat dua wilayah yang menjadi sentra durian yakni Kabupaten Parigi Moutong dan Poso.

Sementara untuk Kabupaten Sigi dan kabupaten lainnya di Sulteng disiapkan menjadi penyangga.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sulteng Nelson Metubun menuturkan pemerintah selama tahun 2023 sudah menyalurkan bantuan bibit durian kepada para petani di sejumlah kabupaten yang akan ditanam di lahan 1.000 hektare.

"Bantuan bibit merupakan upaya peremajaan pohon durian yang sudah tidak produktif dan memberikan pemahaman kepada petani terkait budi daya serta pengembangan sehingga produksi buahnya semakin banyak," kata Nelson.

Pengembangan tanaman durian di Sigi tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kulawi, Kulawi Raya, Lindu, Pipikoro dan Palolo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

15 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Megapolitan
Pemprov DKI hentikan sistem...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.