Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Formasi Guru PPPK 2024 Masih Kurang 248.497

📅 Senin, 25 Mar 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Formasi Guru PPPK 2024 Masih Kurang 248.497 Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Direktur Jenderal Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek, Nunuk Suryani dalam konferensi pers, Sabtu (23/3).

JAKARTA - Kuota formasi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih belum terpenuhi. Adapun kebutuhan formasi guru PPPK 2024 sejumlah 419.146.

"Terdapat kekurangan sejumlah 248.497 formasi dari seluruh kebutuhan formasi guru PPPK," ujar Direktur Jenderal Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek, Nunuk Suryani dalam konferensi pers, Sabtu (23/3).

Nunuk menyebut upaya pemenuhan kebutuhan guru pada sekolah negeri memang belum maksimal. Hal itu terjadi pada tahun 2021 dan 2022 di mana dari 1.244.961 formasi yang dibutuhkan sebanyak 544.292 guru yang telah lulus.

Dia menambahkan, di tahun 2023 jumlah guru ASN PPPK sudah mencapai 774.999 orang. Dengan begitu melihat kebutuhan guru sebanyak 1.244.961 itu maka di 2024, harus ada 419.146 guru yang terserap. "Tapi kita belum tahu juga jadwal seleksinya itu kapan dan bagaimana gitu ya," jelasnya.

Pendidikan Profesi

Nunuk mengungkapkan, Pendidikan Profesi Guru (PPG) Bakal diintegrasikan dengan seleksi PPPK. Dengan begitu kebutuhan ASN guru akan cepat terpenuhi melalui jalur PPG karena telah memiliki sertifikat pendidik. "Kita juga mengintegrasikan PPG ini dengan seleksi PPPK untuk masa yang akan datang," katanya.

Dia menjelaskan, jika penuntasan kebutuhan guru di sekolah negeri adalah melalui PPPK. Guru tersebut tentunya memiliki sertifikat pendidik dari PPPG. "Di semua satuan pendidikan sudah tidak boleh lagi merekrut guru yang tidak bersedik (sertifikat pendidik)," terangnya.

Dia menerangkan, guru PPPK bakal menggantikan guru yang pensiun. Skema ini akan membuat keseimbangan antara guru yang pensiun dengan guru yang akan direkrut melalui PPPK. "Sehingga sekarang ini kami punya visi meseimbangan supply demand untuk guru masuk dan keluar sama, sehingga semua melalui PPG," tutupnya.

Dia menyebut, cara tersebut akan meningkatkan minat generasi muda menjadi guru. Dengan kepastian karir melalui PPG menjadi ASN, maka minat guru dapat meningkat. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

53 menit yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.