Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Tangkap 4 Pria Bersenjata Tersangka Serangan Gedung Konser

📅 Minggu, 24 Mar 2024, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia Tangkap 4 Pria Bersenjata Tersangka Serangan Gedung Konser Doc: AP/Dmitry Serebryakov
Ket. Seorang prajurit Garda Nasional Russia mengamankan area ketika kobaran api besar terlihat di Balai Kota Crocus di tepi barat Moskow, Russia pada Jumat (22 Maret).

MOSKOW - Russia mengatakan pada Sabtu (23 Maret) telah menangkap keempat pria bersenjata yang diduga melakukan pembantaian di gedung konser dekat Moskow, dan Presiden Vladimir Putin berjanji akan melacak dan menghukum mereka yang berada di balik serangan tersebut.

Kelompok militan Negara Islam (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi pada hari Jumat tersebut, namun ada indikasi Rusia berupaya mengkaitkandengan Ukraina, meskipun para pejabat Ukraina tegas menolak Kyiv ada hubungannya dengan serangan tersebut.

Komite Investigasi negara Russia mengatakan 133 orang tewas.Editor TV pemerintah Margarita Simonyan, tanpa menyebutkan sumbernya, sebelumnya menyebutkan jumlah korban jiwa sebanyak 143 orang.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Putin mengatakan 11 orang telah ditahan, termasuk empat pria bersenjata."Mereka mencoba bersembunyi dan bergerak menuju Ukraina, di mana, menurut data awal, sebuah jendela telah disiapkan bagi mereka di sisi Ukraina untuk melintasi perbatasan negara," katanya.

Dinas keamanan FSB mengatakan orang-orang bersenjata itu mempunyai kontak di Ukraina dan ditangkap di dekat perbatasan.Dikatakan bahwa mereka akan dipindahkan ke Moskow.

Baik Putin maupun FSB secara terbuka tidak menunjukkan bukti adanya hubungan dengan Ukraina, yang telah berperang dengan Russia selama 25 bulan terakhir.

Juru bicara intelijen militer Ukraina Andriy Yusov mengatakan kepada Reuters: "Ukraina tentu saja tidak terlibat dalam serangan teror ini. Ukraina mempertahankan kedaulatannya dari penjajah Russia, membebaskan wilayahnya sendiri dan berperang melawan sasaran tentara dan militer penjajah, bukan warga sipil."

Dia mengatakan versi FSB bahwa para tersangka ditangkap dalam perjalanan ke Ukraina "tentu saja merupakan kebohongan lain dari dinas khusus Russia".

Pidato Putin

Putin menyebut musuhnya sebagai "terorisme internasional" dan mengatakan dia siap bekerja sama dengan negara mana pun yang ingin mengalahkannya.

"Semua pelaku, penyelenggara, dan mereka yang memerintahkan kejahatan ini akan dihukum secara adil dan pasti. Siapa pun mereka, siapa pun yang membimbing mereka," kata Putin."Kami akan mengidentifikasi dan menghukum siapa pun yang berdiri di belakang teroris, yang merencanakan kekejaman ini, serangan terhadap Russia, terhadap rakyat kami."

Seorang anggota parlemen senior Russia, Andrei Kartapolov, mengatakan jika Ukraina terlibat, maka Russia harus memberikan jawaban yang "layak, jelas dan konkret" di medan perang.

Negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat yang hubungannya dengan Moskow memburuk sejak invasi ke Ukraina, mengutuk serangan tersebut dan menyatakan simpati terhadap rakyat Russia yang terkena dampaknya.Negara-negara Arab dan banyak negara bekas Uni Soviet juga menyatakan keterkejutannya dan menyampaikan belasungkawa

"Kami mengutuk terorisme dalam segala bentuknya dan menyatakan solidaritas dengan rakyat Russia yang berduka atas hilangnya nyawa akibat peristiwa mengerikan ini," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah pernyataan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.