Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Sentral Turki Menaikkan Suku Bunga Menjadi 50%

📅 Kamis, 21 Mar 2024, 19:08 WIB | Oleh:
Bank Sentral Turki Menaikkan Suku Bunga Menjadi 50% Doc: Istimewa
Ket. Logo Bank Sentral Turki di Ankara. Inflasi harga konsumen tahunan Turki melonjak hingga 67 persen pada bulan Februari, memicu kekhawatiran bahwa bank sentral Turki mungkin harus kembali melakukan pengetatan.

ANKARA - Bank sentral Turki atau The Central Bank of the Republic of Turkey (CBRT) pada hari Kamis (21/3) menaikkan suku bunga utamanya, repo rate satu minggu, dari 45 persen menjadi 50 persen, dengan alasan adanya kebutuhan yang berkelanjutan untuk melawan kenaikan inflasi di negara tersebut.

"Pada bulan Februari, didorong oleh inflasi jasa, tren inflasi bulanan lebih tinggi dari perkiraan," kata Komite Kebijakan Moneter bank tersebut dalam sebuah pernyataan setelah keputusan tersebut.

Dikutip dari Consumer News and Business Channel (CNBC), laporan tersebut mencatat bahwa impor barang-barang konsumsi dan emas melambat, sehingga meningkatkan neraca transaksi berjalan Turki, namun permintaan domestik tetap "tahan."

"Keteguhan dalam inflasi jasa, ekspektasi inflasi, risiko geopolitik, dan harga pangan menjaga tekanan inflasi tetap hidup," kata pernyataan itu.

"Komite memantau dengan cermat keselarasan ekspektasi inflasi dan perilaku harga dengan proyeksi, serta dampak kenaikan upah terhadap inflasi."

Inflasi harga konsumen tahunan Turki melonjak hingga 67 persen pada bulan Februari, memicu kekhawatiran bahwa bank sentral Turki, yang sebulan sebelumnya telah mengindikasikan bahwa siklus kenaikan suku bunga selama delapan bulan yang menyakitkan telah berakhir, mungkin harus kembali melakukan pengetatan.

Komite Kebijakan Moneter menegaskan bahwa mereka tidak akan menghindar dari kenaikan lebih lanjut, jika hal ini diperlukan untuk menjaga target inflasi tetap pada jalurnya.

"Sebagai respons terhadap memburuknya prospek inflasi, Komite memutuskan untuk menaikkan suku bunga kebijakan. Sikap moneter yang ketat akan dipertahankan sampai terjadi penurunan signifikan dan berkelanjutan dalam tren inflasi bulanan, dan ekspektasi inflasi menyatu dengan kisaran perkiraan yang diproyeksikan," katanya.

"Sikap kebijakan moneter akan diperketat jika diperkirakan terjadi penurunan inflasi yang signifikan dan terus-menerus."

Bagi Timothy Ash, ahli strategi pasar negara berkembang di BlueBay Asset Management, kenaikan suku bunga menunjukkan dedikasinya untuk mengatasi inflasi dan harus meyakinkan investor akan independensi bank sentral. Ekspektasi sangat condong pada penurunan suku bunga menjelang pemilu lokal di Turki yang akan berlangsung pada tanggal 31 Maret.

"Langkah CBRT yang sangat positif, meningkat melebihi ekspektasi sebesar 500bps hingga 50 persen," katanya, mengacu pada bank sentral Turki dengan akronimnya.

"Perhatikan narasi yang ada bahwa CBRT tidak dapat melakukan kampanye sebelum pemilu lokal karena Erdogan belum memberi lampu hijau kepada mereka. Langkah ini menunjukkan bahwa Simsek dan CBRT telah diberi mandat yang kuat untuk melakukan apa pun untuk melawan inflasi," kata Ash, merujuk pada Menteri Keuangan Turki Mehmet Simsek.

"Mereka sedang membuktikan independensinya sekarang," tukasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.