Kota Nusantara Akan Berkembang Pesat
📅 Senin, 18 Mar 2024, 00:01 WIB | Oleh: Eko S
Doc: ANTARA/HO
PENAJAM PASER UTARA - Investasi yang masuk pada peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan fisik baru tahap lima di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai lebih kurang 49,6 triliun rupiah. Pembangunan terus berlanjut dan Kota Nusantara akan berkembang pesat.
"Pembangunan Kota Nusantara akan terus berlanjut," ujar Deputi bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Alimuddin, di Penajam, Sabtu (16/3).
Seperti dikutip dari Antara, peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan fisik baru Ibu Kota masa depan Indonesia yang dibangun di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur itu, saat ini sudah tahap lima yang dilakukan pada 29 Februari dan 1 Maret 2024.
Investasi di Ibu Kota masa depan Indonesia dalam kurun waktu enam bulan mencapai lebih kurang 50 triliun rupiah, yang terhitung mulai periode September 2023 sampai dengan Februari 2024.
"Peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan fisik baru di Kota Nusantara tahap enam akan dilakukan pada Maret 2024," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan fisik baru itu, menunjukkan Ibu Kota negara baru Indonesia akan terus berkembang," tambahnya.
Lindungi Masyarakat
OIKN tetap memperhatikan dan melindungi hak masyarakat di sekitar kawasan Kota Nusantara, kata dia, apabila harus tergusur karena proyek pembangunan Ibu Kota masa depan Indonesia akan dilakukan relokasi sesuai aturan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah pusat mengedepankan tata cara pembebasan lahan sesuai peraturan perundang-undangan, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2023.
Sejumlah opsi diberikan kepada masyarakat apabila pembebasan lahan tetap harus dilakukan, yakni penggantian uang, penggantian lahan, permukiman kembali (resettlement), kepemilikan saham, dan bentuk lainnya.
Alimuddin mengatakan setiap warga negara wajib mendukung kebijakan negara tanpa menghilangkan hak sebagai warna negara, jadi hak masyarakat tetap dilindungi dan tidak ada penggusuran semena-mena dalam pembangunan Ibu Kota negara baru Indonesia.
Sebelumnya disampaikan penyediaan lahan untuk investasi di IKN, segera dipercepat. Percepatan tersebut disampaikan setelah pemerintah menerima banyak keluhan dari para investor tentang kecepatan investasi di IKN.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar lahan bagi investor segera ditetapkan statusnya dengan sistem jual beli.
"Tadi saran dari Menteri Investasi, yang juga disepakati oleh Bapak Presiden, agar tanahnya dijual (kepada investor), harganya ditetapkan oleh Otorita IKN," kata Basuki.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!