Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kisah Tragis HMS Wager yang Awaknya Gagal Menjalankan Misi

📅 Senin, 18 Mar 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Kisah Tragis HMS Wager yang Awaknya Gagal Menjalankan Misi Doc: Wikimedia

Kapal perang Inggris, HMS Wager, seharusnya menciptakan gangguan bagi orang-orang Spanyol di Laut Selatan. Sebaliknya, para kru malah terdampar di pulau tak berpenghuni dan mengalami kekacauan berupa pembunuhan, pemberontakan, kelaparan, dan kanibalisme.

HMS Wager merupakan kapal Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Kapal yang memiliki 30 senjata dan memiliki 98 awak ini dibangun sebagai East Indiaman pada sekitar 1734.

Setelah dibeli oleh Angkatan Laut, HMS Wager digunakan untuk melakukan perjalanan keliling dunia. Namun perjalanan ini gagal, dimulai dengan perjalanan yang sulit dan berubah menjadi perjalanan yang mengerikan, ditandai dengan penyakit, karam, kelaparan, pemberontakan, keputusasaan, pembunuhan, dan bahkan kanibalisme.

Saat itu tahun 1741, Inggris dan Spanyol sedang berperang, dan HMS Wager adalah bagian dari sekelompok kapal perang Inggris yang diperintahkan untuk mengganggu dan menyusahkan orang-orang Spanyol di Laut Selatan. Namun kemudian, awak kapal HMS Wager mendapati diri mereka terdampar di sebuah pulau terpencil di lepas pantai Cile.

Terbuang di sudut paling terpencil dunia, dikelilingi oleh lautan yang bermusuhan, banyak anggota kru HMS Wager melakukan pemberontakan. Mereka melawan perintah kapten dan memulai perjalanan berbahaya sejauh 2.500 mil laut ke Brasil.

Meskipun insiden ini menyebabkan banyak tragedi, termasuk kematian puluhan awak kapal, kejadian ini juga menghasilkan prestasi navigasi dan ketahanan yang menakjubkan. Inilah kisah nyata di balik pemberontakan HMS Wager, salah satu pemberontakan di kapal paling dramatis namun sering terlupakan di laut dalam sejarah.

Perang telah terjadi antara Inggris dan Spanyol selama bertahun-tahun. Ada banyak alasan terjadinya konflik, namun kisah yang paling terkenal adalah Kapten Inggris Robert Jenkins, yang dituduh oleh penjaga pantai Spanyol menyelundupkan barang di dekat Kuba pada 1731.

Menurut Jenkins, ketika petugas tidak dapat menemukan barang yang diduga ada di kapal tersebut, salah satu petugas memotong telinganya. Kemudian, pada tahun 1738, Jenkins dipanggil untuk menceritakan kisahnya di hadapan Parlemen.

Pada saat itu, banyak otoritas Inggris yang mengeluhkan Spanyol membatasi perdagangan mereka di Amerika. Dan Jenkins yang dipotong telinganya, tampaknya merupakan cara sempurna untuk melambangkan kebrutalan yang bersedia dilakukan oleh orang-orang Spanyol untuk menekan perdagangan Inggris.

Satu tahun kemudian, apa yang disebut Perang Telinga Jenkins dimulai. Meskipun sebagian besar pertempuran terjadi di atau dekat Laut Karibia, Komodor Inggris, George Anson, diberi perintah untuk ekspedisi yang sangat berbeda.

Ekspedisi Anson ke Pasifik pada Agustus 1740 terdiri dari enam kapal perang dan dua kapal angkut, yang diawaki oleh total 1.854 orang. Angkatan Laut menugaskan HMS Wager di bawah Kapten Dandy Kidd (yang meninggal sebelum kapal mencapai Cape Horn).

Armada itu mengitari Cape Horn dalam cuaca buruk yang membuat kapal-kapal terpisah. HMS Wager terpisah karena berbelok ke utara sebelum berlayar cukup jauh ke barat, dan dalam cuaca buruk menutupi pantai Cile.

Menurut Institut Angkatan Laut AS, Anson diperintahkan untuk berlayar melintasi Atlantik, mengitari perairan Cape Horn yang tidak bersahabat, dan kemudian membawa perang ke Laut Selatan. Dia diperintahkan untuk mengganggu dan menyusahkan orang-orang Spanyol, baik di laut atau darat, dengan sekuat tenaga mengambil, menenggelamkan, membakar, atau menghancurkan semua kapal yang mereka temui.

Kapal itu juga diperintahkan untuk merebut, mengejutkan, atau merebut kota atau tempat mana pun milik orang-orang Spanyol di pantai. Untuk menyelesaikan misi ini, Anson mengumpulkan enam kapal perang salah satunya adalah HMS Wager dan bersiap untuk pelayaran yang menantang ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.