“Permata Karibia' di Kolombia yang Perlahan Tenggelam Seiring Naiknya Air Laut
📅 Sabtu, 16 Mar 2024, 02:35 WIB | Oleh: Tim PenulisMauricio Giraldo, perwakilan nelayan setempat, mengeluh bahwa tembok laut yang melindungi hotel-hotel mewah dan tempat-tempat wisata, justru telah mengubah arus laut dan tidak memberikan perlindungan bagi daerah-daerah di mana kelompok paling rentan tinggal.
"Selama beberapa dekade, laut telah menghancurkan 250 rumah di masyarakat, pusat kesehatan, dan dermaga. Laut bahkan telah merenggut beberapa balai masyarakat, infrastruktur listrik dan kuburan," ucap Mirla Aaron, pemimpin masyarakat di Tierra Bomba.
"Pulau ini adalah kediaman bagi komunitas kulit hitam yang diperbudak dan menolak kehilangan identitas mereka. Kami tidak akan pergi, kami tidak akan meninggalkan wilayah ini karena ini milik kami," imbuh pria berusia 53 tahun itu. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!