RUU Divestasi TikTok di AS akan Berlanjut
📅 Selasa, 12 Mar 2024, 23:29 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk lebih yakin bahwa hal ini akan menghadapi tantangan hukum, namun hal ini versi tertentu mungkin lebih baik daripada versi tertentu sebelumnya."
TikTok juga dilaporkan telah merekrut pendukung Trump dari Partai Republik untuk membela RUU tersebut. Politico melaporkan pada hari Senin bahwa Club for Growth yang konservatif membayar mantan ajudan Trump Kellyanne Conway untuk mengadvokasi TikTok.
Di kubu Demokrat, Ketua Kaukus Progresif DPR, Pramila Jayapal, mengatakan, kelompoknya masih mengevaluasi RUU tersebut, sementara anggota DPR dari Partai Demokrat, Ro Khanna, mengatakan, dia menolak.
"Jika Anda ingin melindungi data masyarakat, sahkan undang-undang hak internet untuk melakukan hal itu. Jangan melarang pidato politik 170 juta orang Amerika," katanya dalam pesan di TikTok.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Trump akan melakukan apa yang Trump akan lakukan," kata Senator Shelley Moore Capito, anggota Partai Republik dari West Virginia, mengenai komentar mantan presiden tersebut.
"Saya akan berhenti di situ saja."
"Apa permasalahan mendasarnya?" kata Capito.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Keamanan online untuk generasi muda. Dan keamanan datanya," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!