Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amerika Serikat Ingin Menjadi Mitra Ekonomi Khusus bagi Indo-Pasifik

📅 Selasa, 12 Mar 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Amerika Serikat Ingin Menjadi Mitra Ekonomi Khusus bagi Indo-Pasifik Doc: ISTIMEWA

WASHINGTON - Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Gina Raimondo, memimpin misi perdagangan dan investasi kepresidenan ke Filipina, yang dimulai pada Senin (11/3), seiring dengan upaya AS untuk memperkuat hubungan ekonomi di seluruh kawasan.

Dikutip dari The Straits Times, Raimondo berencana untuk menjadikan Filipina sebagai pusat utama rantai pasokan dan investasi regional untuk mendukung Strategi Indo-Pasifik AS selama kunjungan pada tanggal 11 dan 12 Maret. Dia kemudian akan melakukan perjalanan ke Thailand untuk menghadiri pertemuan dua hari.

"Kami ingin memperdalam keterlibatan ekonomi kami di Indo-Pasifik, yang bersifat dinamis, salah satu perekonomian dinamis yang tumbuh paling cepat di dunia," kata Raimondo dalam sebuah wawancara, dengan mengatakan kunjungan ini bertujuan meningkatkan perekonomian dan perdagangan dan hubungan AS di Indo-Pasifik.

Hubungan keamanan antara Filipina dan AS telah meningkat pesat di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden dan Presiden Ferdinand Marcos Jr. Kedua pemimpin tersebut ingin melawan apa yang mereka lihat sebagai tindakan agresif Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan dan dekat Taiwan.

Raimondo mengatakan, dia sering ditanya apakah AS meminta negara-negara di Indo-Pasifik untuk memilih antara Tiongkok atau AS.

"Tentu saja tidak, namun kami ingin Amerika Serikat menjadi mitra ekonomi pilihan kita. Agar hal itu terwujud, kita harus hadir dan hadir di negara ini dengan uang, dengan kolaborasi, dan secara konsisten hadir," kata Raimondo.

Bisnis di Tiongkok

Raimondo melakukan perjalanan ke Tiongkok pada bulan Agustus di mana dia bertemu dengan para pemimpin Tiongkok dan memuji keinginan perusahaan-perusahaan AS untuk melakukan bisnis di Tiongkok.

Delegasi AS ke Filipina mencakup para eksekutif dari 22 perusahaan termasuk United Airlines, Google Alphabet, Black & Veatch, Visa, EchoStar/Dish, United Parcel Service, Boston Consulting Group, KKR Asia Pasifik, Bechtel, FedEx, Mastercard dan Microsoft.

United mengatakan, pekan lalu, mereka akan meluncurkan penerbangan baru dari Tokyo-Narita ke Cebu, Filipina, mulai tanggal 31 Juli. Raimondo berharap akan ada pengumuman investasi AS yang baru minggu ini di Filipina dan pembicaraan minggu ini akan menjadi landasan bagi investasi komersial di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.