Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berhati-hati, Wabup Manggarai Barat Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi

📅 Senin, 11 Mar 2024, 09:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berhati-hati, Wabup Manggarai Barat Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi Doc: ANTARA/HO-Gecio Viana
Ket. Kapal pinisi yang berlabuh di Perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT.

Labuan Bajo - Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yulianus Weng mengimbau nelayan di daerah itu yang hendak melaut agar mewaspadai gelombang tinggi.

"Kami sarankan jangan dulu melaut, taati imbauan yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)," katanya di Labuan Bajo, Minggu.

Yulianusmenyampaikan hal tersebut menyusul peringatan dini BMKG bagi masyarakat NTT agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 14 Maret 2024.

Ia mengatakan angin kencang mengakibatkan kerusakan pada satu unit gedung sekolah di kepulauan yakni di Desa Pontianak, Kecamatan Boleng.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah menerima laporan kejadian itu, namun belum bisa melakukan penanganan bencana karena terkendala gelombang tinggi.

"Saya sudah sampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera tindak lanjuti tetapimereka tidak bisa turun karena gelombang tinggi," katanya.

Ia telah meminta BPBD untuk mengantisipasi dampak hujan deras dan angin kencang di seluruh wilayah di Kabupaten Manggarai Barat.

"Jika ada kejadian bencana untuk segera ditangani," katanya.

Ia juga mengatakan posko bencana akan dibangun pemerintah daerah jika kejadian bencana alam di daerah itu semakin meningkat.

"Surat penegasan akan terjadi bencana sudah diumumkan BPBD kepada Organisasi Perangkat Daerahdan camat agar hati-hati dan siap menangani bencana," katanya.

Sementara itu, BMKGmengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat NTT agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 14 Maret 2024.

"Diharapkan masyarakat tidak panik dan lebih mengantisipasi dampak yang ditimbulkan," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek di Kupang, Jumat (8/3).

Ia menjelaskan potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan disebabkan adanya pusaran angin masuk atau Sirkulasi Siklonik di bagian barat daya Australia, sehingga membentuk daerah perlambatan, pertemuan, dan belokan angin di wilayah NTT.

Selain itu, kondisi dinamika atmosfer juga didukung dengan aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Equatorial Rossby, serta hangatnya suhu permukaan laut dan kelembapan yang cukup basah di tiap lapisan atmosfer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

32 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.