Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DK PBB Prihatin Situasi 'Kritis' di Haiti, Geng Bersenjata Merajalela

📅 Kamis, 07 Mar 2024, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Harus ada solusi politik untuk mendukung stabilisasi keamanan dan upaya kemanusiaan," kata Mohamed Irfaan Ali, presiden Guyana dan ketua CARICOM saat ini.

Geng Menguasai Jalanan

Para pejabat Haiti telah memohon bantuan internasional untuk membantu pasukan keamanan mereka yang kewalahan, ketika geng-geng tersebut bergerak keluar ibu kota dan memasuki daerah pedesaan.

Pemerintah telah mengumumkan keadaan darurat dan jam malam, yang telah diperpanjang hingga Rabu.

Saat malam semakin larut, pasukan keamanan bersenjata lengkap yang mengenakan helm balistik berjaga di titik-titik penting di Port-au-Prince, yang lebih sepi dari biasanya.

Mengutip "situasi keamanan yang memburuk dengan cepat," Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pekan ini menyerukan dukungan finansial yang mendesak untuk misi polisi multinasional.

"Ratusan ribu anak dan keluarga mengungsi dan terputus dari layanan penyelamatan nyawa dan bantuan ketika kelompok bersenjata menguasai jalanan," kata Catherine Russell, kepala UNICEF, Selasa. "Dunia tidak boleh berpangku tangan."

Haiti, negara termiskin di belahan bumi Barat, telah berada dalam kekacauan selama bertahun-tahun, dan pembunuhan Moise membuat negara tersebut semakin kacau balau.

Tidak ada pemilu yang diadakan sejak tahun 2016 dan kursi kepresidenan masih kosong.

Meskipun ada tekanan yang meningkat terhadap Henry dari Amerika Serikat, "kami jelas tidak mendorong perdana menteri untuk mengundurkan diri," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan.

"Tetapi kami telah menggarisbawahi bahwa sekarang adalah waktu untuk menyelesaikan kesepakatan politik untuk membantu Haiti menuju masa depan yang lebih baik."

Dia menambahkan Amerika Serikat tidak akan membantu Henry untuk kembali ke negaranya, atau mendiskusikan perjalanannya.

Antara kekerasan, krisis politik, dan kekeringan selama bertahun-tahun, sekitar 5,5 juta warga Haiti - sekitar setengah populasi - membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Megapolitan
Pemprov DKI hentikan sistem...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.