Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OPEC+ Perpanjang Pengurangan Produksi Minyak hingga Kuartal Kedua

📅 Senin, 04 Mar 2024, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
OPEC+ Perpanjang Pengurangan Produksi Minyak hingga Kuartal Kedua Doc: CNA/REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Ket. Dongkrak pompa minyak cetakan 3D terlihat di depan logo OPEC pada gambar ilustrasi ini, 14 April 2020.

DUBAI - Anggota OPEC+ yang dipimpin Arab Saudi dan RusSia pada Minggu (3/3) sepakat untuk memperpanjang pengurangan produksi minyak secara sukarela hingga kuartal kedua, kata sumber, memberikan dukungan ekstra kepada pasar di tengah kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Arab Saudi, pemimpin de facto Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), mengatakan pihaknya akan memperpanjang pemangkasan sukarela sebesar 1 juta barel per hari (bph) hingga akhir Juni, sehingga produksinya berada di sekitar 9 juta barel per hari.

Pemangkasan tersebut akan dibatalkan secara bertahap, sesuai dengan kondisi pasar, kata kantor berita negara SPA.

Russia, yang memimpin sekutu OPEC yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, akan memangkas produksi dan ekspor minyak sebesar tambahan 471.000 barel per hari pada kuartal kedua, melalui koordinasi dengan beberapa negara peserta OPEC+, kata Wakil Perdana Menteri Russia Alexander Novak.

OPEC+ pada bulan November menyetujui pemotongan sukarela dengan total sekitar 2,2 juta barel per hari untuk kuartal pertama, yang dipimpin oleh Arab Saudi yang melanjutkan pemotongan sukarela mereka sendiri.

Anggota OPEC+ mengumumkan pengurangan tersebut satu per satu. Irak akan memperpanjang pengurangan produksi sebesar 220.000 barel per hari, UEA akan memperpanjang pengurangan produksi sebesar 163.000 barel per hari dan Kuwait akan memperpanjang pengurangan produksi sebesar 135.000 barel per hari, kata tiga produsen OPEC dalam pernyataan terpisah. Aljazair juga akan memangkas sebesar 51.000 barel per hari dan Oman sebesar 42.000 barel per hari.

OPEC+ telah menerapkan serangkaian penurunan produksi sejak akhir 2022 untuk mendukung pasar di tengah peningkatan produksi dari Amerika Serikat dan produsen non-anggota lainnya serta kekhawatiran atas permintaan ketika negara-negara besar bergulat dengan suku bunga yang tinggi.

Harga minyak mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan geopolitik akibat serangan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran terhadap pelayaran Laut Merah, meskipun kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingginya suku bunga masih membebani.Brent LCOc1 berjangka untuk bulan Mei ditutup lebih tinggi US$1,64, atau 2 persen, menjadi US$83,55 per barel pada hari Jumat.

Sumber mengatakan kepada Reuters pekan lalu bahwa OPEC+ akan mempertimbangkan untuk memperpanjang pengurangan produksi hingga kuartal kedua, dan salah satu sumber mengatakan hal itu "mungkin terjadi".

Prospek permintaan minyak tidak pasti untuk tahun ini.OPEC memperkirakan satu tahun lagi pertumbuhan permintaan yang relatif kuat sebesar 2,25 juta barel per hari, dipimpin oleh Asia, sementara Badan Energi Internasional memperkirakan pertumbuhan yang jauh lebih lambat sebesar 1,22 juta barel per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.