Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perayaan Cheng Beng di Belitung Datangkan Ribuan Peziarah

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perayaan Cheng Beng di Belitung Datangkan Ribuan Peziarah Doc: ANTARA/Kasmono-Apriliansyah
Ket. Pj Bupati Belitung Yuspian memberikan angpao kepada barongsai dalam acara festival Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk.

BELITUNG - Pejabat Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yuspian mengatakan Perayaan Cheng Beng atau Sembahyang Kubur di daerah itu mampu mendatangkan belasan ribu peziarah dari berbagai daerah dan negara.

"Momen peringatan hari besar masyarakat Tionghoa yakni Cheng Beng mulai Maret sampai April mendatang berpotensi mendatangkan 14 ribu peziarah," katanya di Tanjung Pandan, Jumat (1/3).

Perayaan Cheng Beng atau sembahyang kubur di daerah itu akan berlangsung mulai 1 Maret sampai 5 April mendatang.

Menurut dia, kedatangan belasan ribu peziarah di daerah itu diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi perputaran ekonomi di daerah itu hingga mencapai ratusan miliar dalam kurun waktu satu bulan saja.

"Kami melihat potensi ini perlu dirasakan oleh seluruh kalangan masyarakat di Belitung sehingga perlu satu wadah untuk menyerap potensi ekonomi pada momen tersebut," ujarnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Belitung menggagas sebuah kegiatan berkelas internasional dengan tajuk Belitung Chinese Internasional Festival 2024 yang mengusung "Diversity in Harmony".

"Kegiatan ini juga menggabungkan dua kebudayaan besar yang ada di Pulau Belitung yakni kebudayaan Melayu dan Chinese itu sendiri," katanya.

Yuspian berharap, kegiatan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 menjadi titik balik kejayaan pariwisata Belitung selepas pandemi COVID-19.

Selain itu, pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 diharapkan dapat menunjukkan kepada dunia bahwa kehidupan sosial masyarakat di Belitung memiliki rasa toleransi dan kerukunan yang tinggi.

"Hal ini dikarenakan masyarakat Belitung telah lama merawat tradisi yang beragam sejak ratusan tahun silam," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.