Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota-Kabupaten Bekasi Bakal 'Tukar Guling'

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota-Kabupaten Bekasi  Bakal 'Tukar Guling' Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Foto bersama Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan (ketiga dari kiri) dengan Penjabat Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad (ketiga dari kanan) usai pertemuan membahas persoalan aset daerah di Gedung Bupati Bekasi, Selasa (27/2).

BEKASI - Wacana tukar guling atau ruilslag aset akan dijajagi Kota dan Kabupaten Bekasi. Aset lahan kabupaten di sekitar kompleks pemerintah kota ditukar dengan lahan lain bernilai sama.

Langkah tersebut dilakukan agar lahan dapat dimanfaatkan secara optimal. Sejauh ini banyak lahan milik pemerintah kabupaten berada di wilayah kota. Lahan tersebut lemah secara pemanfaatan, padahal dapat digunakan untuk kepentingan publik.

"Kami terus berprogres, pertama dengan tukar menukar informasi dan statusnya. Kami bahas alternatif pembahasannya. Ada beberapa yang sudah ditawarkan untuk dikerjasamakan dengan pemerintah kota karena titiknya ada di kota," kata Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Selasa.

Dia menuturkan, meski pemekaran Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi telah terjadi sejak 2000. Namun persoalan kepemilikan aset dan pemanfaatannya tidak kunjung terselesaikan. Sejumlah aset milik Pemkab Bekasi yang berada di wilayah Kota Bekasi, belum dimanfaatkan secara optimal.

Dia bersama Pemkot Bekasi fokus membenahi persoalan aset dimaksud dalam beberapa pekan terakhir. Pemkab Bekasi akan menghitung nilai pemanfaatan aset tersebut melalui Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Hasilnya akan menjadi dasar penetapan nilai kerja sama.

"Nantinya menjadi sewa atau pinjam pakai atau pembahasan lainnya sehingga bisa menjadi manfaat," ucapnya. Penjabat Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad, telah mengusulkan penggunaan aset kabupaten terutama yang berada di sekitar Kompleks Pemkot Bekasi. Usulan tersebut menunggu hasil penilaian KJPP.

"Karena dari sisi Pak Bupati Bekasi sedang melakukan kebijakan aprasial, kami menunggu. Kalau sesuai dengan kemampuan kota, tentu jadi prioritas. Tapi masih banyak cara lain, apakah nanti tukar menukar aset kabupaten dengan kota. Tapi jelasnya, lahan yang ada di kota, termanfaatkan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.