Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Alihkan Perhatian ke Obligasi Pasca Pemilu

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 10:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investor Alihkan Perhatian ke Obligasi Pasca Pemilu Doc: istimewa

JAKARTA - Ekonom Senior PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) Emil Muhamad menyampaikan pelaku pasar mulai mengalihkan perhatian ke pasar obligasi setelah ketidakpastian pemilihan umum (pemilu) berkurang. Selain itu, lanjutnya, proyeksi penurunan suku bunga acuan akan memberikan sentimen positif dari domestik untuk pasar obligasi pada tahun ini.

"Kami meyakini tahun 2024 akan menjadi tahun penurunan suku bunga yang akan berdampak pada kenaikan attractiveness dan potensi kenaikan pasar obligasi. Meski hal itu masih belum akan terlihat di kuartal I-2024, karena The Fed diperkirakan baru akan memulai pemangkasan suku bunganya pada Juli," ujar Emil di Jakarta, Rabu (28/2).

Emil memperkirakan pasar obligasi akan semakin menarik setelah Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 6 persen. Dia meyakini BI akan memangkas suku bunga acuan pada Juli 2024, setelah The Fed diperkirakan memulai program rate cut-nya pada Juli 2024.

Menurutnya, hal itu berdasarkan proyeksi terbaru The Fed yang menyatakan akan menurunkan Fed Fund Rate (FFR) sebanyak tiga kali selama 2024, atau lebih sedikit dari proyeksi pasar yang sempat mencapai enam sampai tujuh kali penurunan.

Selain itu, lanjutnya, potensi obligasi juga didorong oleh sentimen surplus neraca perdagangan Indonesia selama 45 bulan berturut-turut, yang merupakan rekor terpanjang pasca reformasi. Kemudian, selama kuartal I-2024, berbagai belanja pemerintah dan masyarakat akan ditopang gelontoran dana perlindungan sosial, kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), serta kenaikan UMR.

Respons Positif

Dari sisi swasta, lanjutnya, respon positif pelaku bisnis atas pelaksanaan Pemilu satu putaran akan mendorong pelaku bisnis untuk melakukan penghitungan kebutuhan pendanaan untuk bisnis mereka, yang berpotensi meningkatkan penerbitan obligasi korporasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.