Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Domestik Dominan

📅 Senin, 19 Feb 2024, 09:34 WIB | Oleh:
Sentimen Domestik Dominan Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren positif awal pekan ini. Sentimen internal diperkirakan dominan menggerakkan IHSG.

Head of Equities Investment Berdikari Manajemen Investasi Agung Ramadoni melihat pasar terus mencermati dinamika politik pasca pemilihan umum (pemilu) dan menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pekan ini. Agung memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (19/2), bergerak dengan level support di area 7.275 dan resistance di 7.425.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/2) sore, ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG ditutup menguat 32,26 poin atau 0,44 persen ke posisi 7.335,54. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,31 poin atau 0,33 persen ke posisi 1.006,63.

"Dari dalam negeri, euforia hasil quick count masih menjadi katalis positif pasar dalam negeri, karena memberikan indikasi bahwa Pilpres akan berlangsung satu putaran, sehingga memberikan kepastian kebijakan pemerintah," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Selanjutnya, Bank Indonesia (BI) dalam rilisnya menunjukkan Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Desember 2023 tumbuh 0,2 persen year on year (yoy), ditopang oleh pertumbuhan penjualan pada Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Dari mancanegara, pasar masih diselimuti kegundahan pasca resesi ekonomi Jepang dan Inggris, yang mencatatkan pertumbuhan ekonominya mengalami kontraksi selama dua kuartal berturut-turut

Dengan demikian, pasar menantikan langkah kebijakan masing-masing bank sentral tersebut dalam menopang pertumbuhan perekonomian mereka, serta berspekulasi ke depan bahwa kedua bank sentral tersebut memiliki potensi pelonggaran kebijakan moneternya.

Di sisi lain, rilis data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) turun dari sebelumnya 0,4 persen menjadi minus 0,8 persen, sehingga pasar berspekulasi akan ada harapan bank sentral AS melakukan pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.