Rusia Klaim Pegang 'Kendali Penuh' atas Avdiivka Ukraina
📅 Minggu, 18 Feb 2024, 09:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Moskow Times/TASS
MOSKOW - Rusia mengklaim telah mengambil "kendali penuh" kota Avdiivka di Ukraina timur pada Sabtu (17/2), beberapa jam setelah Kyiv menyatakan menarik diri dari bekas benteng tersebut untuk menyelamatkan nyawa tentara.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu memberi tahu Presiden Vladimir Putin mengenai kemajuan tersebut, kata pernyataan kementerian pertahanan.
Putin "mengucapkan selamat kepada militer dan pejuang kami atas kemenangan penting ini", kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada media pemerintah.
Menghadapi kekurangan amunisi dan kalah jumlah di medan perang, pasukan Ukraina mengumumkan, mereka telah mundur pada Sabtu dini hari.
Penarikan pasukan terjadi setelah pasukan Rusia meningkatkan upaya merebut pusat industri timur pada Oktober lalu, menghancurkan kota tersebut dan menyebabkan banyak korban jiwa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direbutnya Avdiivka merupakan kemenangan terbesar Rusia dalam perang tersebut sejak Mei.
Sebelumnya pada Sabtu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada konferensi keamanan di Munich: "Kemampuan untuk menyelamatkan rakyat kami adalah tugas paling penting bagi kami.
"Untuk menghindari pengepungan, diputuskan untuk mundur ke jalur lain."
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini tidak berarti orang-orang mundur beberapa kilometer dan Rusia merebut sesuatu," tambahnya. "Ia tidak menangkap apa pun."
Tidak Ada Tindakan di Kongres AS
Sebelumnya, panglima tertinggi Ukraina Oleksandr Syrsky mengatakan dia telah "memutuskan untuk menarik unit dari kota dan beralih ke pertahanan di jalur yang lebih menguntungkan".
Sejumlah prajurit Ukraina ditangkap dalam operasi tersebut, kata beberapa pejabat militer.
Ini adalah keputusan besar pertama Syrsky sejak pengangkatannya, pada saat Ukraina menghadapi tekanan yang meningkat di wilayah timur karena kekurangan amunisi. Paket bantuan militer AS senilai $60 miliar ditahan di Washington.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Adrienne Watson, menyalahkan Kongres atas kemunduran terbaru Kyiv.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!