Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa M 3,2 di HST Kalsel akibat pergerakan Meratus

📅 Minggu, 18 Feb 2024, 20:01 WIB | Oleh:
Gempa M 3,2 di HST Kalsel akibat pergerakan Meratus Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Dokumentasi - Gempa Bumi daratan Magnitudo 3,2 menguncang wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST yang diperkirakan akibat pergerakan patahan Pegunungan Meratus Kalimantan Selatan pada Minggu (8/2). Puncak tertinggi bentangan Pegunung Meratus, yakni Gunung Halau Halau di Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten HST.

HULU SUNGAI TENGAH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa bumi daratan Magnitudo 3,2 yang berpusat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada Minggu, akibat aktivitas lempeng Pegunungan Meratus.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M3.2. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.78° LS ; 115.69° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 26 Km arah Tenggara Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan pada kedalaman 10 kilometer," ujar Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan Rasmid melalui keterangan tertulis diterima ANTARA di Rantau, Kabupaten Tapin, Minggu.

Rasmid menjelaskan gempa berpusat di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang terasa hingga perbukitan Kabupaten Tapin ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat pergerakan patahan Meratus.

"Berdasarkan estimasi shakemap (peta guncangan), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin," ungkapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Muhammad Yani mengatakan sementara ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa yang terjadi pada pukul 12.32 Wita itu, namun pihak terkait, seperti BPBD mulai bergerak ke titik gempa.

"Gempa ini pertama kali terjadi di HST," ungkapnya.

Gempa bumi daratan tersebut terasa hingga ke dataran tinggi atau perbukitan di Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin berbatasan dengan Kabupaten Banjar.

Camat Hatungun Slamet Surianto mengatakan berdasarkan laporan sementara, getaran gempa yang dirasakan masyarakat berada pada desa di area perbukitan.

"Tak ada kerusakan, situasi dan kondisi aman," ungkapnya.

Slamet mengatakan gempa terasa sedikit lebih kuat pada daerah Desa Bagak , Kembang Kuning dan Matang Batas, sedangkan lima desa lain tak begitu terasa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten HST Ahmad Apandi menuturkan gempa bumi berpotensi berdampak terhadap masyarakat di Desa Juhu dan Anak Desa Haraan.

"Namun, kami belum bisa mengkonfirmasi kondisinya karena tidak ada jaringan di sana," ujar Apandi.

Selama sepekan terakhir, dua kali gempa bumi terjadi di wilayah Provinsi Kalsel.

Sebelumnya, pusat gempa berada di Kabupaten Banjar dengan kekuatan M 4,7 pada Selasa (13/2) pagi, getaran terasa hingga wilayah Banjarmasin, Barito Kuala, Tapin hingga sebagian daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

BMKG memberikan keterangan yang sama, pemicu gempa itu akibat aktivitas pergerakan patahan lempeng Meratus.

Pegunungan Meratus merupakan untuk kawasan dataran tinggi yang membentang dan menjangkau sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, sedangkan puncak tertinggi berada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, yakni Gunung Halau Halau.

Meskipun guncang gempa terbilang kecil, BMKG memberikan peringatan kepada masyarakat Kalimantan Selatan, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang dapat membuat kecemasan berlebihan.

'Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbauan BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.