Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wotawati, Dusun yang Merindukan Matahari

📅 Sabtu, 17 Feb 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Wotawati, Dusun yang Merindukan Matahari Doc: KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/insta
Ket. Dusun Wotawati.

Berada di antara dua bukit di lembah Sungai Bengawan Solo purba membuat Dusun Wotawati tidak pernah terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Berhawa sejuk dengan perilaku warganya yang adaptif dengan keadaan, menjadi daya tarik wisatawan untuk hadir ke dusun ini.

Sungai Bengawan Solo mengalirkan air dari daerah aliran sungai (DAS) mulai dari Pegunungan Sewu di sebelah barat-selatan Surakarta ke laut Jawa di utara Surabaya. Panjang alirannya mencapai 600 kilometer, sekaligus menjadi sungai terpanjang di pulau Jawa.

Melewati Kota Surakarta atau Kota Solo, anak sungai yang mendasari Bengawan Solo adalah Sungai Dengkeng yang berhulu di Gunung Merapi. Setelah melewati Surakarta, mengalir ke utara mengitari Gunung Lawu, kemudian berbelok ke timur menuju Ngawi.

Setelah Ngawi sungai berbelok ke utara lagi, membentuk batas antara Kabupaten Blora di Jawa Tengah dan Kabupaten Bojonegoro di Jawa Timur. Dari Blora, sungai berbelok ke timur dan melewati Kabupaten Bojonegoro.

Dari Bojonegoro sungai lalu mengarah ke timur melewati Kabupaten Lamongan dan Gresik yang memiliki kontur datar. Bagian terakhir dari DAS, kira-kira dimulai dari Kabupaten Bojonegoro, sebagian besar berupa tanah datar.

Delta Sungai Bengawan Solo terletak di dekat Kecamatan Sidayu di Kabupaten Gresik. Delta sungai saat ini dialihkan oleh kanal buatan menuju utara pada zaman Hindia Belanda. Delta sungai yang asli mengalir ke Selat Madura, tetapi pada 1890 dibuat terusan sepanjang 12 kilometer untuk mengalihkan Bengawan Solo ke Laut Jawa.

Tujuan pembuatan kanal untuk mencegah sedimentasi lumpur mengisi Selat Madura dan dengan demikian mencegah akses laut ke kota pelabuhan penting Surabaya. Hal ini karena delta Sungai Bengawan Solo memiliki aliran sedimentasi lumpur yang sangat besar yang mengendapkan 17 juta ton lumpur per tahun.

Sedimentasi di delta ini membentuk tanjung, yang rata-rata tumbuh memanjang 70 meter per tahun. Delta sungai ini dikenal sebagai Tanjung Pangkah, karena berada di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Demikianlah aliran Bengawan Solo yang dikenal saat ini.

Namun siapa sangka Bengawan Solo dulunya bermuara di Samudra Hindia bukan Laut Jawa. Aliran sungainya hanya sepanjang 20 kilometer dari hulu. Namun karena peristiwa geologis, alirannya berubah dari selatan ke utara pada kira-kira pada empat juta tahun yang lalu.

Penyebabnya adalah pengangkatan daratan akibat desakan lempeng Indo-Australia yang menunjam lempeng Euro-Asia. Aliran ini mengangkat bagian Pulau Jawa di wilayah yang sekarang ini disebut dengan Pegunungan Sewu. Dampaknya aliran sungai berubah arah menuju ke utara.

Hulu sungai Bengawan Solo purba sama dengan aliran sungai yang mengalir ke utara. Dari sini air mengalir ke wilayah hilir dan berakhir di Pantai Sadeng, sebuah teluk bertebing di Kabupaten Gunungkidul bagian timur. Teluk ini sejak 1983 digunakan sebagai pelabuhan nelayan, dipelopori para nelayan migran dari Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen.

Ada yang menarik dari bekas aliran Bengawan Solo purba yang saat ini tengah menjadi perhatian yaitu Dusun Wotawati. Di wilayah yang berada di Desa Pucung, Kelurahan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul ini, sinar matahari terlambat bersinar dan cepat menghilang.

Pada 11 Februari 2024 lalu misalnya, matahari terbit di Gunungkidul pada pukul 05.40 WIB. Sementara waktu waktu terbenamnya berada pada pukul 18.30. Berbeda dengan wilayah lain di kabupaten ini, warga Dusun Wotawati baru bisa menikmati sinar matahari langsung pada pukul 08.00 WIB.

Baru beberapa jam menikmati sinar mentari, warga sudah harus kembali kehilangan. Di sini matahari sudah menuju peraduan pada sekitar pukul 16.00 WIB, karena tertutup oleh perbukitan yang ada di sisi barat lembah. Akibatnya dusun ini gelap lebih awal dibandingkan tempat lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

14 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.