Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Forum WTO Diperkirakan Sulit Capai Kesepakatan Perdagangan Penting

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 00:56 WIB | Oleh:
Forum WTO Diperkirakan Sulit Capai Kesepakatan Perdagangan Penting Doc: FABRICE COFFRINI/AFP
Ket. Direktur Jenderal WTO, Ngozi Okonjo-Iweala

JENEWA - Para menteri perdagangan dunia diperkirakan akan melakukan pembahasan tentang perikanan dalam sesi akhir konferensi tingkat menteri ke-13 Organisasi Perdagangan Dunia atau ministerial conference (MC13) World Trade Organization (WTO) di Abu Dhabi akhir bulan ini, namun kemungkinan besar akan sulit mencapai kesepakatan penting lain.

Dikutip dari France 24, beberapa permasalahan masih belum terselesaikan menjelang pertemuan tingkat menteri dua tahunan WTO ini, seiring meningkatnya kekhawatiran atas dampak ketegangan geopolitik dan pemilu AS terhadap perdagangan global.

Dua tahun lalu di Jenewa, pertemuan besar terakhir WTO mencapai kesepakatan di bidang perikanan, paten vaksin Covid-19, dan perlunya reformasi badan perdagangan global itu sendiri.

Namun menjelang acara puncak, yang dijadwalkan pada 26-29 Februari, para diplomat perdagangan mengakui mereka tidak mungkin akan mencapai hal yang sama. "Ini akan menjadi sedikit pertarungan," kata seorang diplomat Barat, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Rashid Kaukab, ahli di sekolah bisnis Institut Internasional di Jenewa atau International Institute in Geneva (IIG), mengatakan dia sangat optimistis beberapa kesepakatan dapat dicapai. "Namun tidak ada ledakan besar, tidak ada solusi untuk semuanya," kata mantan diplomat Pakistan itu.

Krisis Laut Merah

Sementara itu, krisis yang sedang berlangsung di Laut Merah, menambah tantangan bagi juru runding yang sedang berkumpul di Uni Emirat Arab (UEA), di mana serangan pemberontak Yaman terhadap kapal mengganggu pelayaran internasional.

"(Pertemuan) tersebut akan berlangsung di wilayah yang penuh tantangan di dunia," kata John Denton, Ketua Kamar Dagang Internasional, menekankan perlunya kepemimpinan yang kuat dari tuan rumah UEA, dan Ketua WTO, Ngozi Okonjo-Iweala.

Bahkan tanpa kesulitan seperti itu, mencapai kesepakatan mengenai apa pun merupakan suatu prestasi di WTO, yang memerlukan konsensus penuh untuk mencapai kesepakatan.

Harapan terbesar terletak pada penyelesaian perjanjian bersejarah yang melarang subsidi perikanan yang merugikan, yang dicapai pada tahun 2022 setelah negosiasi selama lebih dari dua dekade.

Perjanjian itu melarang subsidi yang berkontribusi terhadap penangkapan ikan yang ilegal, tidak dilaporkan atau tidak diatur, namun perjanjian tersebut tidak melarang subsidi yang berkontribusi terhadap penangkapan ikan berlebihan secara lebih luas.

"Perjanjian awal ditujukan menangani situasi yang paling mengkhawatirkan," jelas Tristan Irschlinger dari lembaga pemikir Institut Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan.

"Apa yang ingin diatasi oleh perundingan gelombang kedua ini adalah akar permasalahannya," katanya.

Para pengamat mengatakan ada peluang bagus untuk mencapai kesepakatan akhir perikanan di MC13, yang akan dilihat sebagai kemenangan besar bagi WTO, namun tidak ada teks penting lainnya yang dibahas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.