Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kawasan wisata pantai Carita - Anyer ramai wisatawan

📅 Senin, 12 Feb 2024, 16:36 WIB | Oleh:
Kawasan wisata pantai Carita - Anyer ramai wisatawan Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Wisatawan berenang di tepi pesisir Pantai Jambu kawasan Carita -Anyer Provinsi Banten.

Pandeglang -- Kawasan obyek wisata pesisir Pantai Carita - Anyer Provinsi Banten ramai wisatawan untuk menikmati liburan akhir pekan juga perayaan Imlek 2024."Kita sejak Sabtu (10/2) kemarin hingga kini ada peningkatan wisatawan ke sini," kata Hendro, pengelola obyek wisata di kawasan Pantai Carita , Minggu.Kebanyakan wisatawan yang mengunjungi pesisir Pantai Provinsi Banten dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).Sebab, biaya wisata ke Pantai Banten dinilai lebih murah dibandingkan ke daerah lain, seperti Bali atau NTB.Mereka para wisatawan memilih ke kawasan Pantai Anyer dan Carita juga bisa ditempuh dengan waktu 1,5 jam dari Jabodetabek melalui jalan tol Jakarta - Cilegon.Saat ini, wisatawan yang memadati obyek wisata itu karena akhir pekan juga hari besar perayaan Imlek."Kami memperkirakan wisatawan mencapai ribuan orang dan dapat menggulirkan ekonomi di daerah ini juga penyerapan lapangan pekerjaan,"katanya menjelaskan.Gunawan, seorang wisatawan mengatakan dirinya datang ke Pantai Jambu bersama anggota keluarga untuk menikmati indahnya panorama Pantai Jambu kawasan Anyer.Biaya, masuk ke Pantai Jambu kawasan Pantai Anyer hanya Rp75 ribu/mobil."Kami bersama keluarga berenang di tepi pantai dan menyenangkan, karena ombaknya landai dan tidak membahayakan,"kata Gunawan wisatawan dari Tangerang.Sementara itu, Rendy, seorang relawan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Serang mengaku dirinya hingga kini belum menerima kejadian perkara kecelakaan laut, meski terjadi peningkatan kunjungan wisatawan.

Kami selalu mengimbau wisatawan agar berenang tidak ke tengah laut karena dapat membahayakan keselamatan jiwa mereka,"katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, kebanyakan wisatawan yang menjadi korban kecelakaan terseret gelombang karena mereka tidak mematuhi aturan petugas di lapangan.Mereka petugas penyelamatan evakuasi selalu di tempat keramaian untuk menyelamatkan wisatawan berenang yang mengalami kecelakaan laut."Kami bergerak cepat membawa peralatan evakuasi dan penyelamatan korban dengan papan seluncur, pelampung, ring boy dan ,long bor,"katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.