Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Gelar Lomba TPS Terunik

📅 Senin, 12 Feb 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Gelar Lomba TPS Terunik Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Tempat Pemungutan Suara ala Betawi di Kampung Buaran RT 03/02 Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada penyelenggaraan Pemilu 2019.

BEKASI - Untuk menyemarakkan pencoblosan, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, menggelar lomba Tempat Pemungutan Suara (TPS) Terunik sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu. "TPS yang berhasil menciptakan desain paling unik akan mendapat reward," kata Bupati Bekasi, Dani Ramdan di Cikarang, Minggu.

Dia mengatakan, lomba TPS unik melibatkan seluruh lokasi pemungutan suara Pemkab Bekasi. Penilaian akan dipimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bekasi. Ajang perlombaan ini diharapkan menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi masyarakat yang hendak menyalurkan hak suara politik dalam pesta demokrasi.

Pemerintah daerah menyiapkan penghargaan khusus bagi pemenang lomba yang mampu membuat desain TPS terunik dan menarik sekaligus mendatangkan banyak partisipasi pemilih pemilu yang hadir.

"Tujuannya supaya masyarakat bisa datang dengan riang gembira ke TPS. Maka, TPS-TPS yang berpenampilan menarik yang juga mampu menggairahkan masyarakat datang akan diberi hadiah," ucap Dani.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Ali Rido, mendukung kegiatan lomba TPS sebagai salah satu upaya menarik minat masyarakat untuk datang dan menyalurkan hak politik di balik bilik suara. Ali menyatakan, sejumlah upaya juga telah dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Ini mulai dari sosialisasi tatap muka, kirab pemilu, dan deklarasi damai pemilu.

Selain itu, ada juga sosialiasi melalui media sosial, hingga mendatangi sejumlah universitas, pesantren, dan sekolah. Tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 81,34 persen. "Kita targetkan angka partisipasi pemilu tahun ini melampaui angka pemilu 2019," ajar Ali.

Dia lalu meralat, tidak usah muluk-muluk. Minimal tidak kurang dari tahun lalu. Katakanlah, minimal 82-83 persen dari jumlah daftar pemilih tetap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.