Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Lebat akibatkan Banjir Bandang dan Longsor Terjang Kabupaten Sumbawa

📅 Sabtu, 10 Feb 2024, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hujan Lebat akibatkan Banjir Bandang dan Longsor Terjang Kabupaten Sumbawa Doc: ANTARA/BPBD Kabupaten Sumbawa
Ket. Salah satu rumah warga yang diterjang banjir di Kabupaten Sumbawa, Nusa Temggara Barat (NTB), Jumat (9//2 /2024).

Mataram - Banjir bandang dan tanah longsor terjang Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat sore, sekitar pukul 15.30 WITA.

"Banjir bandang ini akibat hujan lebat yang terjadi di wilayah hulu Kabupaten Sumbawa sejak pukul 14.30 WITA," kataKepala Pelaksana Badan Penanggulangan BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayatmelalui pesan WhatsAppdi Mataram, Jumat.

Hujan lebat di wilayah hulu tersebut, kata dia, menyebabkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Samapuin hingga mulut kali Desa Labuhan Sumbawa meluap sehingga mengakibatkan banjir yang menggenangi rumah warga.

"Karena debit air yang tinggi mengakibatkan meluapnya air dari tanggul," kata Nurhidayat.

Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Sumbawa, sejumlah wilayah dan korban yang terdampak banjir, meliputi Kelurahan Bugis dengan 370 Kepala Keluarga (KK) atau 1.850 jiwa terdampak.

Selanjutnya banjir juga menggenangi Kelurahan Samapuin meliputi RW 02 dengan 20 KK terdampak dan satu rumah hanyut. Sementara di RW 04/RT 06 10 terdampak dan RW 05 sebanyak 60 KK terdampak sehingga total 91 KK dengan 463 jiwa.

Selain itu Kelurahan Pekat meliputi RT 01 dengan 132 KK 132 atau 700 jiwa, RT 02 dengan 102 KK atau 500 jiwa, RT 03 dengan 194 KK 194 atau 1.000 jiwa, sehingga total 428 KK dengan 2.200 jiwa.

Kemudian di Kelurahan Brang Biji, meliputi RW 03/RT 08 dengan 73 KK, RW 03/RT 06 dengan 6 KK 6, RW 02/RT 06 dengan 7 KK, sehingga total terdampak sebanyak 86 KK dengan 344 jiwa.

Kelurahan Brang Bara jumlah yang terdampak 365 KK dengan 978 jiwa dan Kelurahan Lempeh149 KK dengan 617 jiwa.

"Secara keseluruhan total yang terdampak banjir sebanyak 1.489 KK atau 6.278 jiwa dan tidak ada korban jiwa," ungkapnya.

Selain banjir bandang, kata dia, terdapat dua titik yang tertimpa tanah longsor dekat PDAM Semongkat dan Berang Dara setelah jembatan area konservasi Demongkat.

Menurutnya, sejumlah upaya sudah dilakukan untuk mengatasi banjir bandang dan tanah longsor tersebut. Salah satunya, melakukan koordinasi dengan desa/kelurahan/kecamatan tempat terdampak kejadian.

Tak hanya itu pihaknya bersama unsur TNI/Polri, desa/kelurahan, kecamatan dibantu masyarakat setempat juga sudah langsung terjun ke lokasi. "Saat ini kondisi air perlahan surut dan warga mulai membersihkan rumah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.