Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Gotong Royong, BNPB: Operasi Kedaruratan Banjir Demak Butuh Keterlibatan Multipihak

📅 Sabtu, 10 Feb 2024, 02:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Gotong Royong, BNPB: Operasi Kedaruratan Banjir Demak Butuh Keterlibatan Multipihak Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Tangkapan layar video banjir masih mengalir deras menggenangi pemukiman dan jalan raya di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (9/2/2024).

Jakarta - Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menyatakan pelaksanaan operasi kedaruratan banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah membutuhkan keterlibatan multipihak.

Radit dalam keterangan resmi BNPB di Jakarta, Jumat, mengatakan hal tersebut selaras dengan kondisi yang terjadi saat ini di lapangan.

Dalam kunjungan kerja ke lokasi bencana pada Kamis (8/9), pihaknya menemukan bahwa operasi penanganan darurat banjir belum cukup hanya menyalurkan bantuan logistik berupa makanan dan kebutuhan non-pangan.

Namun, ia menyebutkan, keterbatasan peralatan operasi seperti perahu karet, dan tak sedikit tanggul pembatas aliran Sungai Cabean, Tuntang dan Wulan yang jebol juga butuh diperhatikan.

Berdasarkan laporan dari Pemerintah Kabupaten Demak diketahui, hingga Jumat (9/2) arus air yang masih deras cukup menghambat proses evakuasi korban sebanyak 14.430 kepala keluarga itu ke tempat pengungsian sementara. Mereka sebagian masih tertahan di rumah dan tempat-tempat ibadah yang tergenang banjir.

"Normalisasi dilakukan belum menyeluruh dan sebagian tanggul (meski) sebagian sudah diperkuat oleh Dinas PUPR," ujarnya.

Raditya memastikan, BNPB dan BPBD Demak telah melakukan pelbagai upaya untuk mengatasi hambatan tersebut sehingga operasi darurat bencana bisa lebih maksimal.

Mulai dari berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR untuk membantu memasang geo-box di sejumlah tanggul yang jebol. Termasuk pula berkoordinasi dengan pihak Kementerian Sosial untuk menjamin kebutuhan pokok para korban bencana.

Sebelumnya, BNPB telah menyalurkan beberapa bentuk bantuan untuk menunjang operasi darurat banjir di Demak. Bantuan tersebut di antaranya berupa dana siap pakai senilai Rp250 juta, bantuan pangan berupa sembako sebanyak 300 paket, makanan siap saji, biskuit protein, dan non-pangan berupa 300 unit selimut, matras, hygiene kit, lima unit pompa alkon, satu unit perahu karet dan satu unit tenda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.