Pembangunan Kantor Presiden di IKN Capai 72,19 Persen
📅 Jumat, 09 Feb 2024, 00:01 WIB | Oleh: Eko S
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan perkembangan pembangunan gedung pemerintah dan fasilitas aparatur sipil negara (ASN) telah mengalami kemajuan per Januari 2024. Kemajuan nyata tampak pada pembangunan Gedung Kantor Presiden di IKN yang telah mencapai 72,19 persen.
"Semua kemajuannya sangat bagus, di antaranya progres pembangunan Gedung Kantor Presiden di kawasan Istana Kepresidenan di IKN telah mencapai 72,19 persen," ujar Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw, di Jakarta, Rabu (7/2).
Seperti dikutip dari Antara, Troy mengatakan bangunan Gedung Sekretariat Presiden dan fasilitas pendukungnya di Ibu Kota Negara, progresnya telah mencapai 58,21 persen.
Progres tersebut turut diikuti oleh pembangunan bangunan gedung dan Kawasan Blok Kantor Kementerian sedang berlangsung. Perkembangan signifikan juga terjadi di sektor telekomunikasi dengan penetapan PT Indonesia Comnet Plus dan PT Telkom Indonesia sebagai pemegang hak perlintasan penyedia infrastruktur telekomunikasi.
"Sebagai langkah jangka panjang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun infrastruktur penyediaan air minum, termasuk Bendungan Sepaku Semoi berkapasitas 2.500 liter per detik dan rencana pembangunan Intake Sepaku berkapasitas 3.000 liter per detik yang ditargetkan mulai dioperasikan pada tahun 2024," kata Troy.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan, semua upaya ini diarahkan untuk mendukung visi IKN sebagai kota yang layak huni yang akan mulai operasional pada Agustus 2024, seiring dengan rencana pemindahan ASN ke Nusantara secara bertahap.
Pembangunan Kota Nusantara telah berjalan sesuai target yang telah ditetapkan, capaian itu sebagai bukti komitmen mewujudkan ibu kota negara baru Indonesia, yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur.
Sejarah Baru
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyelesaian pengerjaan berbagai sarana prasarana di Kota Nusantara sesuai target untuk mengukur sejarah baru, yaitu melaksanakan upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2024 di ibu kota negara masa depan Indonesia itu.
Perayaan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024 di IKN Nusantara, Kalimantan Timur, menjadi titik awal perpindahan ibu kota negara, secara bertahap dari DKI Jakarta ke Nusantara.
Sebelumnya, Kepala OIKN, Bambang Susantono mengungkapkan bandara VeryVeryImportantPerson (VVIP) di IKN ditargetkan mulai beroperasi pada awal Agustus tahun 2024. Bandara tersebut dapat dipakai untuk menunjang dan memperkuat konektivitas ke IKN.
"Kita lihat apakah commisioning, tes dan sebagainya bisa segera memenuhi kualifikasi dari International Civil Aviation Organization (ICAO) misalnya, sehingga nanti bisa kita pakai juga untuk menunjang konektivitas ke IKN," katanya.
Bandara IKN yang terletak di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, itu merupakan bandara khusus yang digunakan untuk mendukung pelayanan kegiatan pemerintahan di IKN dan mendukung konektivitas di IKN. Bandara IKN berjarak 23 kilometer (km) dari titik 0 IKN dan 120 km dari Balikpapan.
Sebagai informasi, pembangunan Bandara IKN resmi dimulai usai Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Bandara IKN pada November 2023.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!