Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Raja Charles III dari Inggris Didiagnosis Menderita Kanker

📅 Rabu, 07 Feb 2024, 00:00 WIB | Oleh:

Presiden AS, Joe Biden, mengatakan dia baru saja mendengar berita itu dan prihatin terhadap Raja Charles, sementara Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengatakan dia dan bangsanya memikirkan Yang Mulia Raja Charles III saat dia menjalani perawatan kanker.

Sementara itu, mantan Presiden AS, Donald Trump, yang kemungkinan besar akan menjadi calon dari Partai Republik pada pemilu November, menulis di jaringan Truth Social miliknya bahwa Raja adalah pria yang luar biasa dan bahwa kita semua berdoa agar dia segera pulih sepenuhnya!

Sedangkan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengatakan seluruh warga Australia akan menyampaikan harapan terbaik mereka kepada Raja Charles agar pemulihannya cepat.

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengirimkan doa dan harapan agar sahabat rakyat Yahudi, Raja Charles, pulih sepenuhnya dan cepat.

Warga London mengungkapkan keterkejutan dan simpati mereka atas berita itu. "Saya merasa kasihan padanya, dia menunggu bertahun-tahun untuk menjadi raja," kata Sarah Firisen, 55 tahun, seorang pekerja penjualan perangkat lunak.

Diagnosis ini akan memperpanjang kekurangan anggota keluarga kerajaan yang disebabkan oleh prosedur prostat Charles dan rawat inap yang hampir bersamaan dengan Catherine, Putri Wales.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

11 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...
Daerah
Empat TPU di Kota Semarang...
Daerah
Warga Aceh Besar Menggelar ...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.